PSG tidak membutuhkan bintang besar untuk meraih kesuksesan. |
Dalam pidato penerimaannya pada pagi hari tanggal 6 April, setelah kemenangan PSG di kejuaraan, Al-Khelaifi dengan tegas menyatakan: "Bintang PSG saat ini adalah kolektivitas, bukan individu." Ia menekankan bahwa kesuksesan mereka saat ini berasal dari persatuan dan upaya seluruh tim, bukan bergantung pada beberapa nama besar seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Kami bangga telah memenangkan Ligue 1 – salah satu liga top di Eropa, dan terlebih lagi karena kami belum terkalahkan hingga saat ini. Selamat kepada para pemain, pelatih Luis Enrique, penasihat olahraga Luis Campos, dan seluruh tim atas kerja luar biasa mereka. Ini adalah momen fantastis bagi para penggemar di seluruh Prancis dan di seluruh dunia," tambah Al-Khelaifi.
Menurut Al-Khelaifi, seluruh dunia telah menyaksikan transformasi PSG di era baru. Klub ini memprioritaskan semangat tim di atas segalanya, menganggap tim sebagai bintang terbesarnya. "Berkat filosofi itulah cahaya PSG bersinar lebih terang dari sebelumnya," pungkas presiden PSG tersebut.
Pernyataan-pernyataan ini bisa jadi merupakan sindiran halus terhadap era ketika PSG memiliki skuad superstar yang glamor namun tidak terkoordinasi. Mulai tahun 2021 dan seterusnya, PSG mendatangkan Messi untuk berduet dengan Neymar dan Mbappe, menciptakan trio impian yang tidak mencapai kesuksesan nyata.
Setelah Messi pindah ke Inter Miami, Neymar bergabung dengan Al Hilal lalu kembali ke Santos, dan Mbappe pergi ke Real Madrid, tim Prancis itu terpaksa membangun kembali tim. Di bawah asuhan Luis Enrique, PSG menuai hasil berkat kekompakan dan disiplin taktik.
PSG tidak berhenti sampai di situ. Di depan mereka ada leg pertama perempat final Liga Champions melawan Aston Villa pada 10 April. Di babak 16 besar, mereka secara gemilang mengalahkan Liverpool. Dengan skuad yang tidak lagi memiliki banyak superstar, para penggemar PSG mulai bermimpi untuk memenangkan kejuaraan Eropa.
Sumber: https://znews.vn/psg-da-xoay-messi-mbappe-post1543717.html






Komentar (0)