- 1. Potongan buah nangka menyediakan energi dan vitamin yang melimpah.
- 2. Daging buah nangka kaya akan serat larut.
- 3. Biji nangka - sumber nutrisi yang terlupakan
- 4. Hal-hal yang perlu diperhatikan agar dapat menikmati nangka dengan lezat dan aman bagi kesehatan Anda.
Pohon nangka ( Artocarpus heterophyllus Lam.), yang biasa dikenal sebagai nangka, adalah buah tropis yang matang setelah dipanen, termasuk dalam famili Moraceae, berasal dari pegunungan Ghat Barat di India dan umum ditemukan di Asia, Afrika, dan sebagian Amerika Selatan.
Di musim panas , aroma khas dan rasa manis yang intens dari nangka matang selalu terasa sangat menggoda. Lebih dari sekadar camilan populer, nangka adalah buah istimewa karena hampir tidak ada bagian yang terbuang. Mulai dari segmen dan serat hingga bijinya, semuanya dapat diolah menjadi hidangan lezat dan menawarkan banyak manfaat kesehatan yang tak terduga.
Dari perspektif nutrisi, nangka merupakan sumber nutrisi alami berkat kandungan vitamin, mineral, dan seratnya yang melimpah.
1. Potongan buah nangka menyediakan energi dan vitamin yang melimpah.
Nangka merupakan sumber nutrisi penting yang sangat baik, termasuk karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Satu cangkir nangka mengandung sekitar 155 kalori, dengan 92% kalori berasal dari karbohidrat, sisanya dari protein, dan sedikit sekali lemak. Tidak seperti buah-buahan serupa seperti apel dan mangga, nangka menyediakan 3 gram protein per porsi.
Potongan buah nangka kaya akan vitamin C , antioksidan kuat yang membantu tubuh meningkatkan kekebalan, melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, dan mencegah infeksi umum di musim panas.
Kandungan serat yang tinggi pada nangka merangsang pergerakan usus dan efektif mencegah sembelit. Selain itu, kalium yang melimpah dalam nangka membantu menstabilkan tekanan darah dan menjaga kesehatan kardiovaskular.
Buah nangka mengandung gula alami seperti fruktosa dan sukrosa, yang membantu tubuh memulihkan energi dengan cepat setelah berjam-jam berolahraga berat atau bekerja di cuaca panas.
2. Daging buah nangka kaya akan serat larut.
Banyak orang terbiasa membuang bagian berserat dari nangka saat memotongnya, padahal sebenarnya bagian berserat tersebut (terutama serat tebal berwarna kuning) merupakan bahan kuliner yang sangat menarik dan bergizi.
Daging buah nangka mengandung banyak serat, yang membantu menciptakan rasa kenyang, mendukung pencernaan yang lancar, dan membersihkan usus secara alami.
Dalam dunia kuliner, serat nangka memiliki tekstur kenyal dan rasa manis alami yang lembut, sehingga keluarga sering menggunakannya untuk membuat acar sayuran (seperti makanan khas Thanh Chuong), salad, atau tumisan dengan daging babi tanpa lemak. Untuk hidangan vegetarian, serat nangka yang direbus dengan lada atau serat nangka yang diiris tipis yang digunakan untuk membuat iga vegetarian sangat menggugah selera.

Buah nangka merupakan buah yang kaya akan nilai gizi.
3. Biji nangka - sumber nutrisi yang terlupakan
Kebanyakan orang membuang bijinya saat makan nangka. Namun, menurut penelitian nutrisi, biji nangka mengandung nilai gizi yang setara dengan biji-bijian.
Biji nangka mengandung banyak nutrisi penting seperti vitamin B6, B1, B2, B5, B12 dan mineral seperti zat besi, tembaga, kalsium, magnesium dan seng, yang dikenal karena kemampuannya untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Biji nangka mengandung pati dalam jumlah yang baik dan protein yang melimpah. Saat direbus, dikukus, atau dipanggang, biji nangka memiliki rasa yang gurih dan harum, menjadikannya camilan ringan yang ideal untuk orang dewasa maupun anak-anak.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa biji nangka mengandung senyawa dengan sifat antibakteri alami , yang membantu mencegah infeksi saluran pencernaan. Selain itu, kandungan zat besi yang melimpah dalam biji nangka membantu merangsang regenerasi sel darah merah, sehingga mencegah anemia.
Biji nangka kaya akan protein dan vitamin penting seperti vitamin B, zat besi, kalsium, tembaga, kalium, magnesium, dan seng. Nutrisi ini membantu memecah karbohidrat kompleks menjadi energi, mencegah infeksi bakteri, dan meningkatkan pencernaan. Kandungan antioksidannya yang tinggi menyehatkan dan memperkuat kulit dan rambut.
4. Hal-hal yang perlu diperhatikan agar dapat menikmati nangka dengan lezat dan aman bagi kesehatan Anda.
Meskipun setiap bagian dari nangka, dari daging hingga bijinya, sangat bergizi, nangka yang matang memiliki kandungan gula yang relatif tinggi dan dianggap bersifat "menghangatkan" (atau "panas"), jadi pedoman berikut perlu diperhatikan:
- Konsumsilah secukupnya: Anda sebaiknya hanya mengonsumsi sekitar 3-5 potong nangka dalam sekali makan, hindari makan terlalu banyak sekaligus untuk mencegah lonjakan kadar gula darah dan mengurangi risiko panas dalam tubuh , jerawat, dan bisul.
- Mereka yang perlu berhati-hati: Penderita diabetes, mereka yang cenderung mengalami peningkatan suhu tubuh bagian dalam, atau mereka yang menderita penyakit hati berlemak sebaiknya membatasi konsumsi hidangan ini atau berkonsultasi dengan dokter mengenai dosis yang tepat.
- Waktu terbaik untuk mengonsumsi nangka: Nangka sebaiknya dikonsumsi sebagai camilan, sekitar 1-2 jam setelah makan utama. Hindari mengonsumsi nangka saat perut kosong atau larut malam untuk mencegah kembung dan gangguan pencernaan sebelum tidur.
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/qua-mit-thu-qua-dan-da-an-duoc-tu-mui-den-hat-169260620161040336.htm










