Dengan tujuan mengelola dan mengembangkan destinasi untuk menciptakan lingkungan pariwisata yang sehat, membangun citra merek, meningkatkan daya tarik dan daya saing, lokakarya internasional yang diselenggarakan bersama oleh Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam dan Traveloka di Hanoi ini menarik partisipasi para ahli domestik dan internasional serta departemen manajemen pariwisata dari beberapa provinsi dan kota. Lokakarya ini berkontribusi dalam mempromosikan Binh Thuan sebagai destinasi wisata yang menakjubkan.
Manajemen dan pengembangan destinasi
Mengenai pentingnya pengelolaan dan pengembangan destinasi, lokakarya ini berfokus pada pembahasan topik-topik seperti: mempromosikan kemitraan publik-swasta; kemitraan publik-swasta dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata; meningkatkan kesadaran dan menambah sumber daya untuk destinasi wisata di tingkat lokal dan nasional.
Di sini, Ketua Kehormatan Institut Manajemen Pariwisata Singapura, Wong Soon-hwa, menilai posisi pariwisata Vietnam sebagai "yang terbaik di Asia Tenggara" tetapi menekankan perlunya peningkatan manajemen destinasi. Menurut Bapak Wong, Vietnam memiliki wilayah daratan yang luas dan populasi yang besar (hampir 100 juta), menciptakan tenaga kerja yang melimpah untuk industri pariwisata dan jasa. Vietnam adalah destinasi yang aman berkat situasi politiknya yang stabil, faktor kunci bagi investor asing. Namun, saat ini, Vietnam belum menjadi destinasi wisata utama di kawasan ini, tertinggal dari negara-negara seperti Thailand dan Malaysia. Dalam 10 bulan pertama tahun ini, Vietnam menyambut 10 juta wisatawan internasional, sementara Thailand menerima lebih dari 21,5 juta. Oleh karena itu, agar industri pariwisata Vietnam dapat berkembang lebih lanjut, Bapak Wong percaya bahwa manajemen destinasi yang lebih baik sangat penting.
Albert, salah satu pendiri Traveloka, platform perjalanan yang berbasis di enam negara Asia Tenggara, mendefinisikan "destinasi" bukan hanya sebagai nama di peta, tetapi sebagai pengalaman yang diciptakan bersama oleh wisatawan dan penduduk lokal. Bagi negara yang diberkahi dengan keindahan alam seperti Vietnam, manajemen destinasi sangat penting. Prinsip utama dalam manajemen destinasi adalah keberlanjutan, menyeimbangkan kualitas dan kuantitas wisatawan; mengembangkan pariwisata tidak hanya untuk saat ini tetapi juga untuk masa depan…
Layanan tersebut harus profesional.
Bapak Dinh Ngoc Duc, Kepala Departemen Hubungan Internasional Administrasi Pariwisata Nasional, menyatakan bahwa agar suatu destinasi berhasil, pemerintah daerah perlu "memprioritaskan pengalaman wisatawan." Pengalaman ini berarti menyediakan layanan profesional bagi wisatawan, harga yang kompetitif sehingga mereka mendapatkan nilai yang sepadan dengan uang mereka, lingkungan yang bersih dan indah, masyarakat yang ramah dan beradab, destinasi yang aman, dan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, produk wisata harus unik, dan prosedur seperti imigrasi yang disederhanakan dan transportasi yang nyaman ke destinasi wisata harus tersedia.
Menurut Profesor Madya Dr. Pham Hong Long, Kepala Departemen Pariwisata, Universitas Ilmu Sosial dan Humaniora, banyak destinasi yang sudah mapan menghadapi persaingan dari destinasi baru. Oleh karena itu, destinasi yang ingin berkembang membutuhkan tingkat adaptabilitas yang tinggi. Pemerintah daerah perlu mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kebanggaan masyarakat setempat terhadap destinasi mereka, dan membangun produk unik yang berbeda dari yang lain untuk menarik wisatawan domestik dan internasional. Pakar pariwisata percaya bahwa ketika Vietnam menerapkan langkah-langkah seperti manajemen destinasi yang baik dan memprioritaskan pengalaman wisatawan, industri pariwisata akan berkembang secara signifikan…
Selain presentasi, lokakarya ini juga mencakup diskusi "meja bundar" tentang pendekatan untuk membangun kemitraan publik-swasta yang lebih baik dalam pengelolaan destinasi di Vietnam secara umum, dan di pusat-pusat pariwisata utama negara tersebut secara khusus. Lokakarya ini juga menampilkan peluncuran publikasi promosi untuk destinasi wisata Binh Thuan dan Quang Ninh, yang didukung oleh Traveloka.
Sumber






Komentar (0)