Menurut Bapak Hong Tri Quang, seorang guru matematika di Sistem Pendidikan HOCMAI, ujian masuk kelas 10 jurusan matematika di Hanoi tahun ini mempertahankan struktur yang stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, ujian tersebut masih menunjukkan diferensiasi untuk memastikan memenuhi persyaratan dan sifat dari sebuah ujian masuk.
Mengenai cakupan pengetahuan dan tingkat kesulitan, Bapak Quang menyatakan bahwa struktur ujian masih mencakup 5 soal utama, masing-masing dengan beberapa bagian yang lebih kecil yang disusun berurutan dari mudah ke sulit. Struktur ujian yang sudah familiar ini belum mengalami terobosan dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, ujian Matematika Kelas 10 Hanoi tahun ini sedikit meningkat tingkat kesulitannya dibandingkan tahun 2022, dengan diferensiasi yang baik di antara para kandidat.
"Diperkirakan nilai rata-rata para kandidat akan berada antara 6 dan 7 poin, dengan sedikit nilai sempurna 10," prediksi guru Quang.
Para kandidat yang mengikuti ujian masuk kelas 10 di Hanoi (Gambar ilustrasi)
Menurut Bapak Do Van Bao, seorang guru matematika di SMA Negeri Vinschool, ujian tersebut memenuhi persyaratan untuk mengevaluasi siswa dan memiliki faktor pembeda. Tingkat pengujian pengetahuan dan keterampilan dasar tinggi, tetapi tidak terlalu menantang. Kandidat hanya perlu waktu untuk meninjau, berlatih menyelesaikan soal-soal matematika dasar dengan baik, dan menjawab dengan cermat untuk menyelesaikan 75% hingga 80% ujian dengan cepat.
Selain itu, beberapa pertanyaan membedakan kemampuan siswa tetapi tidak terlalu sulit; siswa masih dapat berpikir kritis untuk menemukan solusi.
Guru Bao juga memberikan analisis rinci untuk setiap pertanyaan. Pertanyaan 1, yang mencakup pengetahuan dasar tentang menghitung nilai dan menyederhanakan ekspresi dengan hasil yang diketahui, cukup sederhana, sehingga memungkinkan siswa untuk teliti dan mudah mendapatkan poin.
Siswa hanya perlu mengerjakan latihan dengan cermat dan menyajikan semua informasi yang diperlukan di bagian pertama. Bagian kedua membutuhkan penyederhanaan ekspresi dengan hasil yang diberikan, sehingga kecil kemungkinan siswa akan membuat kesalahan. Bagian ketiga juga merupakan pertanyaan yang familiar, sehingga banyak siswa kemungkinan akan mendapatkan poin maksimal di bagian ini. Namun, siswa perlu memperhatikan syarat-syaratnya untuk menghindari kehilangan poin secara tidak adil.
Pada soal nomor 2, bagian 1, yang melibatkan penyelesaian masalah menggunakan persamaan atau sistem persamaan yang berkaitan dengan produktivitas kerja, siswa dapat dengan mudah menganalisis masalah, menyusun sistem persamaan atau beberapa sistem persamaan, dan menyelesaikannya, sehingga memperoleh poin maksimal untuk soal ini. Jenis soal ini sering dimasukkan dalam tes penilaian kualitas dan ujian simulasi dari beberapa sekolah, memberikan siswa kesempatan yang baik untuk berlatih.
Soal nomor 2 melibatkan masalah sederhana di dunia nyata yang berkaitan dengan bola. Siswa hanya perlu mengingat rumus untuk menghitung volume bola dan dengan cermat mengganti angka-angka tersebut untuk mendapatkan poin.
Soal 3 - ini adalah soal yang cukup sederhana dan mudah untuk mendapatkan poin. Pada bagian 1, siswa sering menyelesaikannya menggunakan metode substitusi. Siswa juga perlu memperhatikan penyajian, mempertimbangkan kondisi variabel, dan menyimpulkan solusi akhir untuk mendapatkan poin maksimal. Siswa dengan kemampuan rata-rata hingga di atas rata-rata dapat mengerjakan soal ini dengan baik.
Bagian 2 berkaitan dengan pengetahuan umum tentang perpotongan antara parabola dan garis lurus. Siswa dengan kemampuan rata-rata atau di atas rata-rata dapat memperoleh nilai bagus pada bagian a dari pertanyaan ini, sedangkan siswa di atas rata-rata dapat mengerjakan bagian b dengan baik. Namun, untuk mencapai nilai maksimal, perlu diperhatikan dalam menemukan syarat-syaratnya, menyajikan solusi dengan cermat, dan menggunakan penalaran yang tepat.
Pelajaran 4 - latihan geometri yang cukup bagus, secara efektif membedakan kemampuan siswa di bagian akhirnya. Soal geometri ini tidak dimulai dengan lingkaran atau setengah lingkaran yang sudah biasa diberikan, tetapi memberikan banyak petunjuk untuk membantu menyelesaikan soal 1 dan 2. Siswa yang membaca persyaratan soal dengan cermat dan menggambar gambar dengan teliti dapat menyelesaikan soal 1, karena bagian ini merupakan pengetahuan dasar yang sudah familiar dan sering muncul dalam ujian simulasi dan tes dari berbagai sekolah.
Bagian 2 membutuhkan pemikiran kritis yang lebih dalam dari siswa; ini tidak sesederhana Bagian 1. Siswa harus bernalar untuk membuktikan bahwa sudut-sudutnya sama berdasarkan hubungan sejajar dan segiempat yang terukir di dalamnya.
Poin 3 dengan jelas mengkategorikan siswa ke dalam kelompok yang cukup baik; siswa di atas rata-rata perlu berpikir cukup banyak untuk menyelesaikan bagian ini. Siswa membutuhkan keterampilan yang baik dalam membuktikan kesamaan segitiga, segiempat yang terukir di dalamnya, dan persepsi visual yang baik.
Pelajaran 5 - pertanyaan tentang ekstremum cukup bagus tetapi tidak terlalu sulit. Ekspresinya berbentuk simetris, sehingga mudah untuk menemukan kunci permasalahannya. Siswa perlu menggunakan transformasi yang sesuai, dikombinasikan dengan penggunaan ketidaksamaan penjumlahan penyebut, untuk menyimpulkan bukti yang diperlukan.
Secara keseluruhan, Bapak Bao memperkirakan bahwa nilai tahun ini kemungkinan akan banyak yang bernilai 7 dan 8, tetapi sedikit yang bernilai 10. Persentase nilai tertinggi akan berada di kisaran 6,5 hingga 8.
Ha Cuong
Bermanfaat
Emosi
Kreatif
Unik
Sumber






Komentar (0)