Jika seorang pejabat dikirim untuk mengikuti pelatihan dengan menggunakan anggaran negara, namun tidak menyelesaikan pelatihan karena sakit yang memerlukan perawatan, dengan konfirmasi dari fasilitas medis yang berwenang, apakah mereka harus mengganti biaya pelatihan tersebut? (vihuyen***@gmail.com)
* Membalas:
Pejabat wajib mengganti biaya pelatihan apabila termasuk dalam salah satu kasus yang tercantum dalam Pasal 7 Keputusan No. 101/2017/ND-CP. Khususnya, pejabat, pegawai negeri sipil, dan pegawai negeri sipil yang mengikuti pelatihan pada jenjang menengah ke atas dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara atau dana instansi yang mengelola dan mempekerjakan pejabat, pegawai negeri sipil, dan pegawai negeri sipil wajib mengganti biaya pelatihan apabila termasuk dalam salah satu kasus berikut:
Putus sekolah, meninggalkan pekerjaan, atau mengakhiri hubungan kerja secara sepihak selama masa pelatihan; Tidak memperoleh surat keterangan lulus dari lembaga pelatihan; Telah menyelesaikan dan memperoleh surat keterangan lulus tetapi berhenti bekerja atau mengakhiri hubungan kerja secara sepihak sebelum masa pelatihan berakhir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 atau Pasal 6 Peraturan ini.
Biaya kompensasi mencakup biaya kuliah dan semua pengeluaran lain untuk kursus, tidak termasuk gaji dan tunjangan (jika ada). Metode penghitungan biaya kompensasi diterapkan sesuai dengan Klausul 2, Pasal 8 Keputusan tersebut di atas.
Berdasarkan ketentuan tersebut di atas dan berdasarkan ketentuan Pasal 65 dan Pasal 66 Peraturan Pemerintah Nomor 115 Tahun 2020 tentang Kepegawaian Negara (sebagaimana diubah dan ditambah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2023 tentang Kepegawaian Negara), Saudara perlu berdiskusi dengan instansi manajemen kepegawaian negeri sipil tempat Saudara bekerja untuk mendapatkan arahan dan penyelesaian.
Untuk pertanyaan atau masalah tentang kebijakan untuk guru, silakan kirimkan ke bagian: Kotak surat pembaca - Surat Kabar Education & Times: 15, Hai Ba Trung (Hoan Kiem, Hanoi).
Surel: bandocgdtd@gmail.com
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/quy-dinh-ve-boi-hoan-chi-phi-dao-tao-post743729.html
Komentar (0)