![]() |
| Tim Belgia merupakan perpaduan antara pemain berpengalaman dan pemain muda. Foto: Getty Images |
Belgia dianggap sebagai kandidat terkuat untuk posisi teratas di Grup G. Meskipun generasi emas Eden Hazard, Jan Vertonghen, dan Toby Alderweireld telah berlalu, "Setan Merah" Eropa ini masih memiliki skuad berkualitas tinggi dan pengalaman luas di turnamen besar. Ini juga merupakan Piala Dunia di mana para penggemar Belgia berharap tim mereka dapat merebut kembali kejayaan mereka setelah bertahun-tahun penampilan yang tidak konsisten sejak Piala Dunia 2022.
Kekuatan Belgia di turnamen ini masih terletak pada bintang-bintang berpengalaman seperti Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku (Napoli), serta Thibaut Courtois (Real Madrid). Selain itu, kematangan para pemain muda seperti Jeremy Doku (Man City), Amadou Onana (Aston Villa), dan Zeno Debast (Sporting) membantu tim Eropa ini mencapai keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Tantangan bagi Belgia terletak pada kenyataan bahwa banyak pemain kunci mendekati akhir karier mereka, sementara generasi berikutnya masih membutuhkan waktu untuk membuktikan diri di panggung besar. Hal ini menuntut pemain muda seperti Doku, Onana, dan Debast untuk segera membuktikan kemampuan mereka. Jika mereka dapat menemukan keseimbangan antara pengalaman para veteran dan energi muda dari generasi baru, Belgia akan menjadi lawan yang tangguh bagi tim mana pun di Grup G.
Lawan terberat Belgia di Grup G kemungkinan besar adalah Mesir. Perwakilan Afrika ini memasuki Piala Dunia 2026 dengan harapan besar tertumpu pada Mohamed Salah. Menjelang ulang tahunnya yang ke-34, bintang yang dijuluki "Firaun" ini tetap menjadi pemimpin, baik secara teknis maupun mental, dari tim Afrika Utara tersebut. Dengan pengalaman tingkat atas dan kemampuannya untuk menciptakan momen-momen yang mengubah jalannya pertandingan, Salah diharapkan dapat membawa Mesir melewati babak penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak 1990. Berbagi beban serangan dengan Salah adalah Omar Marmoush (Manchester City), pemain yang dikenal karena kecepatan dan kelincahannya.
Piala Dunia 2026 bisa menjadi kesempatan terakhir Salah untuk mencapai tonggak terbesarnya bersama tim nasional. Oleh karena itu, tekad Mesir sangat patut diapresiasi. Setelah bertahun-tahun gagal meraih prestasi gemilang di panggung dunia , Mesir memiliki tim dengan semangat kerja sama yang kuat, siap bersaing dengan tim-tim tangguh. Keinginan mereka untuk menciptakan Piala Dunia paling berkesan dalam sejarah sepak bola mereka akan menjadi kekuatan pendorong di balik kepercayaan diri Mesir memasuki Grup G.
![]() |
| Mesir bergantung pada Mohamed Salah. Foto: Getty Images |
Iran terus menunjukkan posisinya sebagai salah satu tim terkuat di Asia selama lebih dari satu dekade. Perwakilan Asia Barat ini terkenal dengan gaya bermainnya yang kohesif, pertahanan yang solid, dan semangat juang yang gigih. Dalam turnamen ini, Iran akan terus mempercayakan nama-nama yang sudah dikenal seperti striker Mehdi Taremi (Olympiakos), gelandang Alireza Jahanbakhsh – yang sebelumnya bermain di Inggris untuk Brighton – dan bek Saman Ghoddos – mantan pemain Brentford (Inggris).
Dalam beberapa tahun terakhir, Iran secara rutin berpartisipasi dalam Piala Dunia dan mengumpulkan banyak pengalaman internasional. Tujuan mereka bukan hanya untuk memperebutkan tempat ketiga, tetapi mereka berpotensi mengincar tempat di babak gugur jika mereka memanfaatkan pertandingan melawan Mesir dan Selandia Baru dengan baik. Jika mereka mempertahankan soliditas pertahanan dan memanfaatkan peluang yang tercipta, Iran bisa menjadi faktor kejutan di Grup G.
Selandia Baru kembali ke Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun dengan mentalitas yang relatif santai. Dipimpin oleh kapten Chris Wood (Nottingham Forest), tim dari Oseania ini memiliki fisik yang unggul, kemampuan udara yang superior, dan semangat juang yang gigih. Jika lawan mereka lengah, Selandia Baru dapat membuat babak penyisihan grup jauh lebih sulit diprediksi daripada yang diperkirakan.
Berdasarkan performa dan kekuatan mereka saat ini, Belgia dianggap sedikit lebih unggul dari tim-tim lain di grup ini. Namun, Mesir, yang terinspirasi oleh Mohamed Salah, dan Iran yang berpengalaman sama-sama mampu memberikan kejutan. Kehadiran tim-tim yang bertekad untuk membuktikan diri ini menjanjikan persaingan yang seru di Grup G hingga pertandingan terakhir.
Jadwal pertandingan untuk tim-tim di Grup G
![]() |
Sumber: https://huengaynay.vn/the-thao/bong-da/quy-do-tim-lai-vi-the-pharaoh-dan-loi-ai-cap-166238.html










