![]() |
Rice dan manajer Arteta bertekad untuk mengembalikan Arsenal ke jalur kemenangan. |
Meskipun masih memimpin klasemen Premier League, tim London itu mempersulit diri sendiri dengan melewatkan kesempatan untuk memperlebar jarak dengan Man City. Jaraknya kini hanya 5 poin dan Arsenal telah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Dua poin yang hilang melawan Wolves telah menimbulkan keraguan tentang karakter mereka.
Namun, manajer Arteta menanggapi dengan tegas: "'Menghancurkan diri sendiri' tidak ada dalam kamus saya. Tidak ada yang sengaja menyia-nyiakan kemenangan. Kita harus menerimanya dan melanjutkan." Ia menekankan bahwa ia bertanggung jawab ketika tim tampil buruk, sambil menegaskan bahwa tuntutan yang diberikan kepada para pemain selalu berada pada level tertinggi.
Gelandang Declan Rice mengungkapkan bahwa seluruh tim telah melakukan diskusi terbuka setelah hasil imbang melawan Wolves. "Gelar juara tidak datang secara otomatis. Kami harus memenangkannya dan pantas mendapatkannya. Seluruh tim tidak menghindari masalah ini dan kami semua siap untuk melanjutkan," tegas Rice.
Pada malam hari tanggal 22 Februari, Arsenal akan bertandang ke stadion Tottenham. Tiga poin sangat penting jika "The Gunners" tidak ingin melanjutkan penurunan performa mereka dalam perebutan gelar juara. Perlu dicatat, Arsenal belum pernah kalah dari Spurs sejak tahun 2022. Setelah derby, Arsenal akan menghadapi Chelsea dan Brighton di Liga Premier dan Mansfield di Piala FA.
Tekanan memang tak terhindarkan. Tetapi seperti yang ditekankan Arteta, satu-satunya jawaban harus diberikan di lapangan. Di sana, Arsenal harus menentukan nasib mereka sendiri.
Sumber: https://znews.vn/quyet-tam-cua-arsenal-post1629373.html








Komentar (0)