Aston Villa yang diperkuat Rashford baru-baru ini tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 5-4 melawan PSG. Dalam pertandingan itu, striker Inggris tersebut bermain sebagai penyerang tengah dan memberikan satu assist untuk gol Ezri Konsa.
Meskipun tidak mencetak gol secara langsung, Rashford tetap terbukti menjadi ancaman besar bagi pertahanan PSG. Mantan pemain Sturridge memuji penampilan Rashford.
"Sebelum bergabung, para penggemar mengira Rashford bukan pemain yang sama seperti dulu, dan Ruben Amorim benar (ketika ia mencadangkan Rashford). Tetapi Rashford membuktikan mereka salah. Dia memilih untuk pergi ke Aston Villa dan membalikkan semua prediksi. Sebagai seorang pesepakbola, terkadang ketika seorang manajer tidak mempercayai Anda, Anda harus membuktikan diri Anda cukup baik," analisis Sturridge.
![]() |
Rashford menunjukkan kemampuannya saat melawan PSG. |
Melawan PSG, Rashford menciptakan empat peluang mencetak gol dan berhasil menyelesaikan empat dribel. Striker Inggris itu hampir mencetak gol jika saja tembakannya ke sudut atas gawang tidak diselamatkan oleh Gianluigi Donnarumma. Dribel dan akselerasi Rashford berulang kali menimbulkan masalah bagi pertahanan klub Ligue 1 tersebut.
Ini bukan kali pertama Rashford menimbulkan masalah bagi PSG. Sebelumnya, ia mencetak gol penalti melawan klub Prancis itu pada menit ke-90+4 saat bertandang ke markas lawan di Liga Champions 2019. Gol itu membantu MU lolos ke babak selanjutnya, sementara PSG harus menelan kekalahan pahit.
Meskipun ia tidak mampu membantu Aston Villa melangkah jauh di kompetisi Eropa tahun ini, penampilan Rashford membuktikan bahwa ia masih merupakan salah satu pemain yang mampu membuat perbedaan melawan lawan-lawan besar.
Sumber: https://znews.vn/rashford-lam-dao-lon-moi-du-doan-post1546198.html








Komentar (0)