Wahana penjelajah Curiosity milik NASA berhasil mengabadikan gambar lanskap Mars yang sangat detail, menunjukkan perubahan cahaya matahari antara pagi dan siang hari.
Gambar yang baru dirilis dari rover Curiosity merupakan gabungan dari dua foto yang diambil di lokasi berbeda pada tanggal 8 April. Foto: NASA/JPL-Caltech
Wahana penjelajah Curiosity menangkap gambar-gambar luar biasa pada tanggal 8 April, atau Sol 3794 (hari ke-3794 di Mars dalam misi Curiosity), tepat sebelum meninggalkan Lembah Marker Band, tempat wahana tersebut sebelumnya menemukan jejak danau purba pada tahun 2022.
Ini adalah salah satu tugas pertama yang diselesaikan Curiosity setelah memasuki mode hibernasi untuk pembaruan perangkat lunak dari tanggal 3-7 April, seperti yang dilaporkan Live Science pada 17 Juni. Pembaruan ini mencakup 180 peningkatan, yang terpenting memungkinkan robot untuk memproses gambar di sekitarnya lebih cepat dan mengurangi keausan ban, sehingga memungkinkannya bergerak lebih cepat di Mars.
Gambar panorama baru ini dibuat dengan menggabungkan dua foto, satu diambil di pagi hari dan satu di sore hari. Perwakilan NASA menyatakan bahwa penggabungan sinar matahari dari dua sudut berbeda menghasilkan gambar dengan detail yang jauh lebih banyak daripada foto standar. Gambar aslinya pada dasarnya hitam putih, tetapi para ahli menambahkan warna untuk menyoroti formasi batuan dan mensimulasikan warna langit di pagi dan sore hari.
Ini adalah kali kedua Curiosity mengambil gambar dengan cara ini. Robot tersebut sebelumnya mengambil gambar pembagian waktu serupa pada November 2021. Namun, gambar terbaru jauh lebih detail daripada percobaan pertama. Hal ini kemungkinan karena gambar tersebut diambil selama musim dingin Mars, ketika debu atmosfer lebih sedikit, menurut Doug Ellison, seorang insinyur di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA yang mengawasi tim kamera Curiosity. Robot tersebut jarang mengambil gambar seperti ini karena perlu tetap berada di satu tempat sepanjang hari, sehingga membatasi jumlah data yang dikumpulkan.
Selain foto lanskap sudut lebar, Curiosity juga mengarahkan kameranya ke bawah untuk mengambil gambar jarak dekat dari struktur mineral yang unik. Misalnya, pada Februari 2022, robot tersebut mengamati struktur mineral yang menyerupai bunga. Pada tanggal 15 April tahun ini, ia juga menemukan sebuah batu kecil berbentuk seperti buku.
Thu Thao (Menurut Live Science )
Tautan sumber






Komentar (0)