
Setiap bulan Januari, saat musim semi menyelimuti pegunungan dan hutan di Vietnam Barat Laut, Hoa Binh – ibu kota kelompok etnis Muong – menjadi ramai dengan festival. Dentingan gong bergema di pegunungan, kostum brokat yang semarak, dan suasana gembira masyarakat menciptakan pemandangan musim semi yang penuh warna, menarik banyak wisatawan untuk mengalaminya.


Saat ini, wilayah Hoa Binh memiliki ratusan tempat penyelenggaraan festival di awal tahun. Di antaranya, hampir 40 festival besar masih dipertahankan dan dilestarikan, seperti: Festival Pagoda Tien, Festival Kuil Bo, Festival Muong Dong, dan Festival Musim Semi Tahun Kuda 2026. Festival Musim Semi Tahun Kuda 2026 terus dirayakan dengan berbagai festival khas seperti: Festival Pagoda Tien (komune An Nghia), Festival Kuil Bo (komune Thung Nai), Festival Kuil Ngoi (kelurahan Hoa Binh), Festival Muong Dong (komune Kim Boi), Festival Kuil Coi (komune Lac Son), dan Festival Khai Ha dari masyarakat Muong di komune Muong Bi.
Festival musim semi bukan hanya kegiatan budaya tradisional, tetapi juga kesempatan untuk menghormati nilai-nilai sejarah dan budaya unik dari wilayah Muong. Pada saat yang sama, festival ini juga merupakan kesempatan untuk mempromosikan citra dan identitas budaya kelompok etnis kepada wisatawan.


Di ruang sakral festival, bagian upacara selalu diadakan dengan khidmat, mengungkapkan penghormatan masyarakat terhadap para dewa dan leluhur. Menurut kepercayaan masyarakat Muong, dewa-dewa yang terkait erat dengan kehidupan mereka, seperti dewa bumi, dewa air, atau mereka yang berkontribusi pada pendirian dan perkembangan desa dan komunitas Muong, semuanya disembah dan dikenang.
Ritual dalam upacara tersebut dilakukan sesuai dengan adat istiadat tradisional, dengan partisipasi para tetua dan sejumlah besar orang. Di tengah suasana tenang pegunungan dan hutan, doa-doa bergema, menyampaikan harapan untuk tahun baru dengan cuaca yang baik, panen yang melimpah, desa-desa yang damai, dan kehidupan yang makmur dan bahagia.



Salah satu daya tarik utama festival musim semi Muong adalah ruang kulinernya , yang dipenuhi dengan cita rasa pegunungan dan hutan. Di festival ini, kios-kios yang menjual produk pertanian lokal ditata sederhana namun menarik, menampilkan banyak makanan khas yang sudah dikenal. Pengunjung dapat dengan mudah menemukan kue berbentuk tabung dan kue berbentuk siput tradisional, tabung bambu berisi ikan fermentasi – hidangan sederhana masyarakat Muong – bersama dengan berbagai macam sayuran liar segar. Semua elemen ini berpadu untuk menciptakan cita rasa masakan pegunungan yang sederhana namun kaya.
Di festival empat kelompok etnis Muong yang terkenal—Bi, Vang, Thang, dan Dong—warung makan selalu menjadi tempat populer bagi pengunjung. Dengan menggunakan bahan-bahan yang familiar seperti ikan sungai, rebung, sayuran liar, ayam kampung, bebek kampung, dan beras ketan dataran tinggi, penduduk setempat menciptakan banyak hidangan lezat yang mencerminkan identitas budaya unik dataran tinggi. Secara khusus, banyak produk pertanian khas daerah Muong yang telah memperoleh sertifikasi OCOP (One Commune One Product) juga dipamerkan di festival musim semi, menjadi oleh-oleh bermakna yang mewujudkan esensi desa-desa setempat.


Lebih dari sekadar perayaan, festival ini juga merupakan acara membangun komunitas bagi masyarakat Muong. Sejak pagi buta, penduduk desa dengan antusias berbondong-bondong menuju area festival. Orang tua, pemuda, dan pemudi mengenakan pakaian tradisional terindah mereka. Gaun brokat yang cerah, syal tenun yang teliti, dan blus dengan pola khas menambah suasana meriah festival musim semi ini.

Di tengah dentuman gong dan genderang yang menggema, semua orang larut dalam suasana meriah festival tersebut. Setelah upacara khidmat, perayaan berlanjut dengan berbagai permainan budaya, olahraga, dan permainan rakyat yang menarik seperti permainan papan, ayunan, lempar bola, dorong tongkat, panahan, tarik tambang... Sorak-sorai dan teriakan penyemangat bergema di seluruh desa, menciptakan suasana gembira dan hangat.
Saat musim festival hampir berakhir, gong-gong yang bergemuruh dari masyarakat Muong seolah masih bergema di pegunungan dan hutan. Festival musim semi di wilayah Muong bukan hanya kesempatan bagi masyarakat untuk mengingat asal usul mereka dan mengungkapkan harapan mereka untuk kehidupan yang damai dan sejahtera, tetapi juga tempat untuk melestarikan dan menyebarkan nilai-nilai budaya tradisional yang unik.
Setiap musim semi, festival Tahun Baru menjadi ajang berkumpul yang akrab bagi masyarakat etnis Muong untuk bersatu kembali, melestarikan, dan mewariskan identitas budaya mereka, sehingga nilai-nilai ini terus dipelihara dan bertahan dari waktu ke waktu.
Konten dan foto: Duong Lieu - Presentasi: Ngoc Tung
DUONG LIEU - NGOC TUNG
Sumber: https://baophutho.vn/ron-rang-hoi-xuan-xu-muong-250069.htm






Komentar (0)