![]() |
Ronaldo tidak bermain untuk Al Nassr untuk pertandingan kedua berturut-turut. |
Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, CR7 tidak akan bermain dalam pertandingan penting antara Al Nassr dan Al Ittihad pada 7 Februari. Sama seperti pertandingan melawan Al Riyadh pada 2 Februari, absennya superstar Portugal itu tidak terkait dengan cedera, masalah kebugaran, atau konflik langsung dengan staf pelatih.
Pada tanggal 5 Februari, Ronaldo mengunggah foto dirinya sedang berlatih intensif di lapangan bersama dengan emoji hati berwarna kuning dan biru, dua warna khas Al Nassr. Tampaknya semuanya telah terselesaikan dan CR7 akan kembali bermain untuk Al Nassr; namun, kenyataan yang terjadi justru sebaliknya.
Menurut jurnalis Portugal Bruno Andrade, Ronaldo dilaporkan mengajukan beberapa tuntutan khusus sebelum setuju untuk kembali ke lapangan, terutama keinginan agar manajemen Al Nassr memiliki otonomi yang lebih besar dalam keputusan transfer dan membatasi campur tangan dari faktor luar.
![]() |
Ronaldo tidak bahagia di Al Nassr. Foto: Reuters . |
Striker berusia 41 tahun itu percaya bahwa strategi transfer yang jelas dan stabil sangat penting bagi Al Nassr untuk bersaing memperebutkan gelar, tidak hanya di Liga Pro Saudi tetapi juga di kompetisi kontinental. Dengan pengalaman bertahun-tahun bermain di level tertinggi di Eropa, Ronaldo dilaporkan sangat ingin tim membangun skuadnya dengan visi jangka panjang daripada mengandalkan keputusan sistemik.
Sebelumnya, CR7 dilaporkan tidak senang dengan peran Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF) dalam mengalokasikan sumber daya transfer di antara klub-klub besar liga. Menurut Ronaldo, Al Hilal menerima dukungan signifikan dalam merekrut bintang-bintang top, sementara Al Nassr menghadapi lebih banyak kesulitan dalam mengejar kesepakatan besar. Hal ini memengaruhi ambisi tim kuning-hijau untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Secara internal, Al Nassr masih berupaya mencari titik temu dengan Ronaldo untuk menstabilkan situasi sebelum tahap krusial musim ini. Absennya peraih lima kali Ballon d'Or itu jelas merupakan kerugian besar, baik secara profesional maupun psikologis, bagi tim.
Sumber: https://znews.vn/ronaldo-tiep-tuc-tu-choi-thi-dau-post1625690.html








Komentar (0)