Bunga persik mekar tidak hanya di lereng bukit atau di sepanjang tepi ladang jagung, tetapi juga di depan setiap rumah. Setiap ranting dipenuhi kuncup dan bunga, seolah-olah membawa musim semi untuk "mengetuk pintu" setiap keluarga.
Bagi para penggemar fotografi, musim bunga persik di Lung Cung adalah peristiwa yang tak boleh dilewatkan. Setiap tahun, ketika bunga persik mulai mekar, banyak fotografer berbondong-bondong ke sini untuk mengabadikan momen-momen paling indah dari pegunungan dan hutan di wilayah Barat Laut.

Terpikat oleh keindahan bunga persik yang menandai datangnya musim semi, pemerintah daerah juga mengarahkan pengembangan pariwisata ke arah pelestarian lanskap alam. Komune Nam Co mendorong warga untuk melestarikan dan menanam lebih banyak pohon persik sambil melindungi hutan; pada saat yang sama, mereka mempromosikan pariwisata berbasis komunitas untuk meningkatkan pendapatan dan bergerak menuju pembangunan berkelanjutan.

Bunga persik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat selama beberapa generasi. Setiap rumah tangga di desa memiliki pohon persik, beberapa memiliki ratusan pohon, sementara yang lain memiliki pohon yang menutupi seluruh lereng bukit. Mekarnya bunga persik tidak hanya memperindah pemandangan tetapi juga menandai datangnya musim semi, mengantarkan tahun baru yang makmur dan berlimpah.
Bunga persik di puncak Lung Cung tidak hanya mewujudkan keindahan musim semi, tetapi juga melambangkan vitalitas, keyakinan, dan harapan masyarakat dataran tinggi.
RG
Sumber: https://baoangiang.com.vn/ruc-ro-sac-dao-lung-cung-a477190.html







Komentar (0)