
Menyebarkan nilai-nilai warisan budaya.
Salah satu sorotan dari kegiatan Tahun Baru Imlek (Tahun Kuda 2026) baru-baru ini adalah masuk gratis ke Benteng Dinasti Ho dan situs-situs bersejarah penting lainnya dari tanggal 12-17 Februari (dari hari ke-25 bulan ke-12 kalender lunar hingga hari pertama Tahun Baru Imlek). Kebijakan ini memudahkan sejumlah besar pengunjung untuk sepenuhnya menjelajahi situs warisan yang unik, mengagumi arsitektur benteng batu yang megah, dan merasakan suasana musim semi di ibu kota kuno.
Bersamaan dengan itu, pameran foto bertema " Benteng Ho - Nilai Global yang Luar Biasa" akan diadakan di dalam kawasan situs warisan budaya mulai 1 Februari hingga 30 April. Panel foto tersebut menampilkan nilai-nilai unik dari benteng batu kuno, peninggalan di sekitarnya, dan warisan budaya tak benda yang khas dari wilayah Tay Do, yang berkontribusi pada penyebaran citra situs warisan budaya kepada publik baik di dalam maupun luar negeri.
Suasana musim semi di situs warisan budaya tersebut sebelumnya telah diperindah dengan pajangan bunga musim semi dan tanaman hias dengan tema "Bunga Musim Semi Ibu Kota Kuno ". Susunan bonsai artistik dan bunga Tet (Tahun Baru Imlek) yang semarak dipajang di dalam area situs warisan budaya, menciptakan suasana yang hidup dan segar, membangkitkan keindahan tradisional di tengah latar kuno benteng batu berusia lebih dari 600 tahun.
Yang menarik, kegiatan yang merekonstruksi suasana Tet (Tahun Baru Imlek Vietnam) di benteng kuno tersebut berlangsung di area pameran budaya pertanian Tay Do dan area terbuka di sebelah tenggara situs warisan budaya. Gambar-gambar banh chung (kue ketan), banh giay (kue beras), bunga persik, bunga aprikot, petasan, dan adat istiadat tradisional direkonstruksi dengan jelas, membantu pengunjung, terutama generasi muda, untuk lebih memahami cita rasa Tet di masa lalu dan nilai-nilai budaya tradisional bangsa.
Sebagai bagian dari program Pendidikan Warisan Budaya, upacara pengangkatan tiang Tahun Baru tradisional dan ritual pelepasan ikan "Ông Công" diperagakan kembali di area Gerbang Selatan. Kegiatan ini memiliki makna spiritual yang mendalam, mengekspresikan harapan akan tahun baru yang damai dan sejahtera, sekaligus berkontribusi pada pelestarian dan penyebaran nilai-nilai budaya tradisional di dalam masyarakat.

Kegiatan pendidikan yang semarak dan festival musim semi
Sebelumnya, pada tanggal 22 bulan ke-12 kalender lunar, Dewan Pengelola Warisan Benteng Ho mengadakan upacara untuk merangkum dan memberikan hadiah bagi kontes video klip pendek di TikTok dengan tema "Saya adalah Pemandu Warisan di Kota Kelahiran Saya ," dan secara bersamaan meluncurkan kompetisi "Membunyikan Lonceng Emas" ketiga dengan tema "Benteng Ho - 10 Tahun sebagai Ibu Kota, 2 Dinasti, 1 Destinasi ." Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya menciptakan arena bermain yang bermanfaat bagi generasi muda tetapi juga berkontribusi dalam menumbuhkan kecintaan terhadap warisan dan meningkatkan kesadaran akan pelestarian dan promosi nilai-nilai budaya dan sejarah tanah air.
Suasana musim semi di situs warisan budaya terus menyebar dengan Festival Kaligrafi dan Pemujaan Leluhur bertema " Benteng Kuno - Ibu Kota Kuno," bersama dengan serangkaian program seni berjudul "Warna Musim Semi Benteng Kuno" yang berlangsung hingga hari ke-5 Tet (Tahun Baru Imlek). Pertunjukan lagu, tarian, lagu rakyat, dan tarian tradisional oleh klub seni lokal telah berkontribusi menghubungkan situs warisan budaya dengan kehidupan masyarakat, menjadikannya ruang budaya yang akrab bagi masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan di awal tahun, akan diadakan Festival Desa Dong Mon, yang diselenggarakan pada hari ke-15 bulan pertama kalender lunar di komune Tay Do. Festival ini menampilkan berbagai permainan rakyat, kegiatan olahraga, dan pertunjukan budaya tradisional, menciptakan sorotan budaya bagi kawasan warisan Benteng Dinasti Ho di awal tahun baru.
Selama periode ini, pengunjung Benteng Ho juga akan menerima tur berpemandu gratis 100% dan menikmati 10 produk wisata dan ruang pameran baru seperti: ruang budaya pertanian Tay Do, pameran artefak luar ruangan, area pameran tokoh-tokoh terkenal Dinasti Ho, model meriam, hasil penggalian arkeologi, dan tur yang terkait dengan desa-desa kuno serta wisata spiritual dan budaya.
Dengan beragam aktivitas yang kaya dan unik, Situs Warisan Benteng Dinasti Ho selama Tahun Baru Imlek 2026 telah menjadi destinasi menarik bagi mereka yang menjelajahi provinsi Thanh Hoa – sebuah tempat yang mewujudkan kedalaman sejarah, nilai-nilai budaya, dan vitalitas kontemporer.
Benteng Ho (juga dikenal sebagai Benteng Tay Do), terletak di komune Tay Do, provinsi Thanh Hoa, adalah salah satu karya arsitektur batu paling unik di Vietnam dan dunia. Dibangun oleh Ho Quy Ly pada tahun 1397, benteng ini berfungsi sebagai ibu kota dan pusat politik, budaya, dan sosial Kerajaan Dai Ngu di bawah Dinasti Ho.
Setelah bertahan selama lebih dari 600 tahun dan melewati berbagai peristiwa sejarah, benteng ini masih berdiri megah dengan sistem tembok batu dan gerbang lengkungnya, serta Altar Nam Giao yang relatif utuh. Pada tahun 2011, Benteng Dinasti Ho diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Budaya Dunia karena nilai-nilai globalnya yang luar biasa.
Sumber: https://baovanhoa.vn/van-hoa/sac-xuan-tren-thanh-co-tay-do-206675.html






Komentar (0)