
Lahir di komune pegunungan Y Tý, Phà Ta Gơ, seorang mahasiswi etnis minoritas Hà Nhì yang mengambil jurusan Bahasa Inggris di Fakultas Teknologi Informasi dan Bahasa Asing, Lào Cai College, telah berjuang untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang guru. Kecintaannya pada buku telah membantu Gơ mengembangkan kebiasaan membaca setiap hari, yang secara efektif berkontribusi pada studinya.

Pha Ta Go berbagi: “Saya menyukai membaca sejak kecil, jadi ketika saya masih di sekolah menengah, saya sering pergi ke perpustakaan sekolah untuk mencari buku untuk belajar. Sekarang, sebagai mahasiswa, saya masih mempertahankan kebiasaan ini.”

Menurut Gơ, ia sangat menikmati mempelajari budaya kelompok etnis di Lao Cai, sehingga ia sering pergi ke Perpustakaan Provinsi untuk membaca, kemudian merekam video untuk diunggah ke media sosialnya guna berbagi pengetahuan dan kecintaannya pada budaya dan tanah air Lao Cai dengan semua orang. Bagi Gơ, buku adalah "teman" yang telah membuka jalan dan menemaninya dalam perjalanan belajarnya.

Seperti Pha Ta Go, Ibu Pham Thi Minh Hai, yang tinggal di kawasan perumahan 9, Kelurahan Bac Leinh, Desa Cam Duong, juga memiliki kecintaan yang sama terhadap buku dan telah menjadi pembaca tetap Perpustakaan Provinsi (cabang 2) selama hampir 20 tahun. Ibu Hai dan putrinya telah menerima penghargaan dari Perpustakaan Provinsi. Pada tahun 2021, Ibu Hai juga dianugerahi Sertifikat Penghargaan oleh Direktur Dinas Kebudayaan, Olahraga , dan Pariwisata atas kontribusinya yang positif terhadap pengembangan budaya membaca di Provinsi Lao Cai.

Berbicara tentang kecintaannya pada buku, Ibu Minh Hai berkata: "Saat membaca, jika saya menemukan bagian yang sangat saya sukai, saya membacanya berulang kali untuk merenungkannya. Saya selalu menyimpan buku di tas saya sehingga setiap kali saya memiliki waktu luang atau di tempat yang sesuai, saya dapat mengeluarkannya dan membacanya."
Menurut Ibu Minh Hai, agar pengetahuan dari buku dapat diingat dalam jangka waktu lama, setelah membaca, orang-orang harus berbagi apa yang telah mereka pelajari. Mereka berdiskusi, menganalisis, dan saling mengingatkan tentang apa yang telah mereka baca. Dengan cara ini, pengetahuan tidak hanya diingat lebih dalam tetapi juga berkontribusi dalam menyebarkan pengetahuan di masyarakat. Itulah mengapa Ibu Minh Hai sering bertukar buku dengan teman-teman atau mengumpulkan dan menyumbangkan buku ke perpustakaan sekolah anak-anaknya. Baginya, pemberian pengetahuan selalu sangat berharga.

Ibu Pha Ta Go dan Ibu Pham Thi Minh Hai adalah dua dari ribuan pembaca tetap Perpustakaan Provinsi setiap tahunnya. Perpustakaan Provinsi saat ini memiliki dua cabang, masing-masing dengan sekitar 180.000 buku. Di cabang 2, Perpustakaan Provinsi menerima rata-rata 150 pembaca per hari, dengan lebih dari 800 transaksi peminjaman dan pengembalian buku. Sekitar 30% pembaca adalah pejabat, pegawai negeri sipil, pensiunan, dan wiraswasta, sedangkan sisanya adalah mahasiswa. Setiap tahun, Perpustakaan Provinsi menyelenggarakan banyak kegiatan untuk menarik dan mendorong pembaca, seperti konferensi pembaca, layanan perpustakaan keliling, dan pengalaman serta interaksi membaca di akhir pekan.
Setiap tahun, organisasi ini berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan sekolah untuk menyelenggarakan banyak kegiatan bermakna guna mendekatkan buku kepada para pembaca, terutama remaja dan anak-anak. Baik buku elektronik maupun buku fisik memiliki keunggulan masing-masing, dan kami menghargai para pembaca yang memiliki kebiasaan membaca secara teratur. Hal ini berkontribusi pada pengembangan budaya membaca di masyarakat, meningkatkan pengetahuan masyarakat, dan mengarah pada masyarakat yang beradab.
Ketika setiap orang membaca buku lain, memberikan buku kepada orang lain, atau sekadar meluangkan waktu mengunjungi perpustakaan, mereka berkontribusi dalam menyebarkan budaya membaca, membangun komunitas pembelajaran, dan masyarakat yang beradab. Inilah juga bagaimana buku terus memainkan peran utama dan pelopor dalam pemerolehan pengetahuan dan pengembangan budaya membaca di masyarakat.
Sumber: https://baolaocai.vn/sach-su-menh-phat-trien-van-hoa-doc-post898401.html






