![]() |
Salah menangis tersedu-sedu setelah menang melawan Australia. Foto: Reuters . |
Pada dini hari tanggal 4 Juli, Mohamed Salah menjadi pusat perhatian setelah Mesir mengalahkan Australia 4-2 melalui adu penalti (kedua tim bermain imbang 1-1 setelah 120 menit) untuk mencapai babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Segera setelah peluit akhir berbunyi, kapten tim Afrika itu menangis tersedu-sedu, diliputi emosi atas pencapaian luar biasa bagi sepak bola negaranya. Di lapangan, Salah dikelilingi oleh rekan-rekan setimnya yang memberi selamat kepadanya. Pelatih Hossam Hassan juga tak bisa menyembunyikan emosinya saat menyaksikan timnya mencetak sejarah.
Para penggemar Mesir di tribun larut dalam suasana meriah, menciptakan salah satu momen paling berkesan di Piala Dunia 2026.
Dalam adu penalti, Salah mengambil penalti ketiga Mesir. Bintang nomor 10 itu mengejutkan semua orang dengan memilih tendangan penalti panenka yang berani, mengirim bola melayang melewati kiper Mathew Ryan untuk membawa timnya lebih dekat menuju kemenangan.
Setelah pertandingan, Salah mengungkapkan bahwa keputusan untuk mengambil tendangan penalti itu baru dibuat pada menit-menit terakhir.
![]() |
Salah berhasil mengeksekusi penalti panenka dalam adu penalti melawan Australia. Foto: Reuters. |
"Jika ada orang lain yang melakukan itu, mungkin saya. Saya memiliki lebih banyak pengalaman daripada rekan setim saya dan saya ingin menanamkan kepercayaan diri pada mereka. Saya membuat keputusan di menit-menit terakhir. Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya, tetapi saya harus melakukannya," kata Salah.
Dalam wawancara di pinggir lapangan, mantan striker Liverpool itu tampak sangat emosional. Dia mengungkapkan bahwa sebelum pertandingan, dia telah mendesak rekan-rekan setimnya untuk menikmati panggung terbesar di dunia sepak bola alih-alih membiarkan tekanan menguasai mereka.
"Ini adalah sejarah. Saya mengatakan kepada rekan-rekan setim saya bahwa ini adalah panggung terbesar dalam hidup mereka. Nikmati dan jangan biarkan tekanan memengaruhi Anda. Saya senang bahwa kami telah membuat sejarah," ujar Salah.
Kemenangan melawan Australia membantu Mesir melaju melewati babak gugur pertama Piala Dunia untuk pertama kalinya. Lawan Salah dan rekan-rekan setimnya selanjutnya adalah pemenang pertandingan antara Argentina dan Tanjung Verde di babak 16 besar.
Sumber: https://znews.vn/salah-bat-khoc-after-historical-miracle-post1666028.html




























































