Samsung secara tak terduga meluncurkan sebuah chip setelah gagal mendapatkan kesepakatan dengan Google. Foto: Bloomberg . |
Samsung secara resmi meluncurkan Exynos 2500, prosesor mobile tercanggih perusahaan. Produk ini diproduksi menggunakan proses 3nm Gate-All-Around (GAA) generasi kedua. Ini juga menandai lompatan baru dalam daya pemrosesan, grafis, dan kemampuan AI pada perangkat mobile.
Menurut informasi yang dipublikasikan di situs web resmi, Exynos 2500 menggunakan arsitektur CPU 3-cluster, yang terdiri dari satu inti Cortex-X925 berkinerja tinggi pada 3,3 GHz, dua inti Cortex-A725 pada 2,74 GHz, lima inti A725 pada 2,36 GHz, dan dua inti Cortex-A520 yang hemat daya. Kinerja CPU meningkat sekitar 15% dibandingkan dengan generasi Exynos 2400.
Dari segi grafis, chip terintegrasi ini memiliki GPU Xclipse 950, yang dikembangkan bekerja sama dengan AMD dan berbasis arsitektur RDNA 3. GPU ini mendukung ray tracing, meningkatkan frame rate hingga 28%, menghasilkan pengalaman yang lebih lancar saat bermain game atau memproses gambar yang berat.
Samsung menyatakan telah mengadopsi teknologi pengemasan wafer berliku kipas (FOWLP), yang meningkatkan pembuangan panas sekaligus mengurangi ketebalan chip—sebuah keunggulan utama dalam mendesain ponsel pintar yang tipis dan ringan.
Fitur paling menonjol dari Exynos 2500 terletak pada kemampuan pemrosesan AI di perangkatnya. NPU MAC 24K terintegrasi, dengan konfigurasi 2-GNPU + 2-SNPU, mencapai kinerja 590 TOPS (triliun operasi per detik), meningkatkan kinerja hampir 40% dibandingkan generasi sebelumnya. Pengguna dapat melakukan tugas-tugas seperti penerjemahan teks secara real-time, pembuatan gambar, atau peringkasan teks tanpa koneksi internet.
Dari segi kamera, Exynos 2500 mendukung sensor tunggal hingga 320 MP bersama dengan pengaturan kamera ganda 64 MP. Chip ini juga dapat menangani perekaman video 8K pada 30fps dan mendukung pengurangan noise multi-layer, meningkatkan kualitas gambar dalam kondisi pencahayaan yang sulit.
Selain itu, Exynos 2500 mendukung RAM LPDDR5X, penyimpanan UFS 4.0, dan layar 4K/WQUXGA dengan kecepatan refresh 120Hz. Konektivitas diperluas dengan modem 5G yang menawarkan kecepatan unduh hingga 12,1 Gbps, dukungan untuk jaringan satelit (NTN), Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan penentuan posisi GNSS penuh.
Samsung telah mengkonfirmasi bahwa chip Exynos 2500 sedang dalam produksi massal, tetapi belum mengumumkan perangkat mana yang akan menggunakan produk baru ini. Diperkirakan bahwa Galaxy Z Flip 7 bisa menjadi ponsel pintar pertama yang dilengkapi dengan prosesor ini.
Ini merupakan dorongan moral yang besar bagi Samsung setelah perusahaan tersebut kehilangan kesepakatan untuk memproduksi chip Tensor untuk lini ponsel pintar Pixel-nya. Mengingat persepsi inferioritasnya dalam produktivitas dan sumber daya desain dibandingkan dengan pesaingnya, TSMC, peluncuran Exynos 2500 dipandang sebagai langkah penting untuk mendapatkan kembali kepercayaan pasar. Samsung berharap chip baru ini akan membantu memperbaiki citra divisi manufakturnya setelah serangkaian kemunduran baru-baru ini.
Sumber: https://znews.vn/samsung-nhan-cu-hich-tinh-than-post1563207.html






Komentar (0)