Hanya dalam tiga minggu pertama bulan November, dari tanggal 1 hingga 20, empat putaran V-League akan berlangsung, dari putaran ke-6 hingga putaran ke-9. Pelatih Kim Sang-sik harus memantau putaran-putaran ini dengan cermat untuk memilih pemain bagi tim nasional Vietnam.
Selain itu, di samping pertandingan V-League, akan ada enam putaran Divisi Pertama yang berlangsung pada bulan November, dari putaran ke-2 hingga putaran ke-7 (dari tanggal 2 hingga 24 November). Tahun ini, pelatih Kim Sang-sik perlu memantau Divisi Pertama karena menampilkan beberapa bintang terang sepak bola domestik. Yang paling menonjol di antaranya adalah gelandang Hoang Duc, kiper Dang Van Lam, talenta muda Nguyen Quoc Viet, striker Dinh Thanh Binh dari Ninh Binh FC, dan terutama striker Nguyen Cong Phuong dari Binh Phuoc FC.
Pelatih Kim Sang-sik akan memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan pada akhir tahun 2024.
Para penggemar dan beberapa ahli menantikan reuni Cong Phuong dengan tim nasional, karena ia masih dianggap sebagai talenta yang cukup istimewa dalam sepak bola Vietnam selama beberapa tahun terakhir. Namun, kesulitan bagi Cong Phuong terletak pada kenyataan bahwa ia hanya dapat sepenuhnya memanfaatkan kualitas istimewanya ketika ia kembali ke performa terbaiknya. Sebaliknya, jika Cong Phuong belum mengatasi hambatan psikologis dan inersia setelah absen selama dua tahun dari bermain untuk Yokohama FC (Jepang), ia akan tetap tidak berbeda dari pemain biasa lainnya.
Situasi sulit yang dialami Cong Phuong saat ini menimbulkan dilema bagi pelatih Kim Sang-sik: pelatih asal Korea Selatan itu tidak dapat memanggil pemain yang performanya tidak konsisten dan potensi keberhasilannya kembali bergabung dengan tim nasional masih belum pasti. Namun, Pelatih Kim tidak dapat dengan mudah mencoret pemain seperti Cong Phuong, mengingat tekanan dari opini publik. Lebih jauh lagi, mencoret Cong Phuong sekarang berisiko mengabaikan kualitas istimewa yang dimiliki pemain ini di saat-saat gemilang.
Cong Phuong perlu menunjukkan performa yang lebih baik jika ingin dipanggil oleh pelatih Kim Sang-sik.
Tugas pelatih Kim Sang-sik dari sekarang hingga Piala AFF 2024 tidak berhenti sampai di situ. Ia tidak hanya harus memantau pemainnya sendiri, tetapi juga harus mengawasi pergerakan lawan-lawannya. Diperkirakan pelatih asal Korea Selatan ini akan melakukan perjalanan ke Indonesia dan Filipina untuk menyaksikan pertandingan mereka selama FIFA Days pada bulan November, mencoba untuk memahami gaya bermain tim Indonesia dan Filipina sebelum Vietnam menghadapi mereka di babak penyisihan grup Kejuaraan Asia Tenggara.
Beban kerja yang sangat besar menanti pelatih Kim Sang-sik. Ia harus menangani semua ini dengan baik, karena kampanye Piala AFF 2024 dapat menjadi penentu tingkat kepercayaan sepak bola Vietnam terhadap pelatih asal Korea Selatan tersebut. Kim sejauh ini telah mendapatkan sedikit pengertian atas pertandingan persahabatan tim yang kurang berhasil baru-baru ini, tetapi jika ia kembali gagal di Piala AFF, pengertian itu mungkin akan hilang!
Sumber: https://thanhnien.vn/hlv-kim-sang-sik-chay-nuoc-rut-truc-aff-cup-185241031154001699.htm






Komentar (0)