Saat ini, distrik U Minh memiliki 8 unit administrasi setingkat komune, termasuk 7 komune dan 1 kota. Sesuai rencana penggabungan unit administrasi dan reorganisasi aparatur administrasi berdasarkan model baru, distrik ini akan memiliki 4 unit administrasi setingkat komune yang tersisa, yaitu: komune Khanh An, komune Nguyen Phich, komune U Minh, dan komune Khanh Lam. Ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi aparatur negara, merampingkan organisasi, mengurangi tumpang tindih, dan mengoptimalkan sumber daya lokal untuk pembangunan sosial -ekonomi.

Pada titik ini, pengamatan dari berbagai lokasi menunjukkan bahwa semuanya sudah siap. Rencana mengenai personel, fasilitas, tata letak kantor, dan penyimpanan dokumen semuanya telah disiapkan dengan cermat; khususnya, para pejabat dan pegawai negeri sipil merasa tenang dan siap untuk segera mulai bekerja di bawah model baru ini.

Pada tanggal 27 Mei, sebuah delegasi yang dipimpin oleh Bapak Nguyen Minh Luan, Anggota Komite Tetap Komite Partai Provinsi dan Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi, melakukan survei lapangan dan kunjungan kerja ke pusat layanan satu atap di tingkat kecamatan di distrik U Minh. (Dalam foto: Bapak Ngo Thanh Phong (kemeja bergaris gelap) memberi informasi kepada delegasi tentang perluasan pusat layanan satu atap di kecamatan Khanh An).

Pada tanggal 27 Mei, sebuah delegasi yang dipimpin oleh Bapak Nguyen Minh Luan, Anggota Komite Tetap Komite Partai Provinsi dan Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi, melakukan survei lapangan dan kunjungan kerja ke pusat layanan satu atap di tingkat kecamatan di distrik U Minh. (Dalam foto: Bapak Ngo Thanh Phong (kemeja bergaris gelap) memberi informasi kepada delegasi tentang perluasan pusat layanan satu atap di kecamatan Khanh An).

Bapak Ngo Thanh Phong, Ketua Komite Rakyat Komune Khanh An, menyampaikan: “Setelah penggabungan, kantor pusat administrasi akan berlokasi di Komune Khanh An saat ini. Hingga saat ini, komune telah menyelesaikan proses pengumpulan dan peninjauan catatan dan dokumen, dan telah mengajukan proposal kepada distrik mengenai perbaikan dan peningkatan beberapa kantor untuk memastikan kondisi kerja yang memadai bagi para pejabat dari komune yang digabung. Pada saat yang sama, komune juga memanfaatkan ruangan fungsional di Pusat Kebudayaan komune untuk menyediakan ruang kerja bagi para pejabat paruh waktu dan departemen khusus lainnya agar dapat melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya ketika mereka datang untuk melakukan urusan bisnis.”

Selain menyempurnakan rencana organisasi, pemerintah daerah juga fokus pada pelaksanaan pekerjaan ideologis yang baik dan stabilisasi staf setelah penggabungan. Ini merupakan faktor kunci yang berkontribusi pada keberhasilan model pemerintahan baru.