Chile gagal lolos ke Piala Dunia 2026. |
Hasil ini menempatkan Chili di posisi terbawah klasemen kualifikasi Amerika Selatan. Sementara itu, Bolivia tetap menjaga harapan untuk mengamankan tempat di babak play-off antarbenua demi kesempatan berpartisipasi di Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko, dan Kanada.
Generasi emas sepak bola Chili memenangkan dua gelar Copa America pada tahun 2015 dan 2016. Namun, selain Alexis Sanchez, susunan pemain inti Chili melawan Bolivia sebagian besar terdiri dari pemain yang kurang terkenal. Tokoh-tokoh kunci seperti Arturo Vidal, Eduardo Vargas, dan Mauricio Isla semuanya absen.
Sanchez tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah pertandingan. Ia berkata: “Ini menyedihkan, saya merasa sangat buruk. Saya belum pernah mengalami hal seperti ini. Kami harus meminta maaf kepada para penggemar. Seluruh tim harus terus bekerja keras. Generasi emas telah berakhir, dan sekarang hanya saya yang tersisa.”
Bolivia membuka skor pada menit ke-5 melalui Miguel Terceros. Pada menit ke-90, mereka memastikan kemenangan 2-0 dengan gol dari Enzo Monteiro. Chile menghadapi kesulitan yang cukup besar saat bermain tandang di El Alto, yang terletak di ketinggian 4.150 meter di atas permukaan laut.
Dengan kemenangan ini, Bolivia kini memiliki 17 poin, memberikan tekanan pada Venezuela yang saat ini memiliki 18 poin dan akan bermain melawan Uruguay nanti. Kedua tim bersaing untuk memperebutkan posisi ke-7, yang akan memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam babak play-off antarbenua. Kolombia, yang saat ini berada di posisi ke-6, memiliki 21 poin.
Sumber: https://znews.vn/sanchez-xin-cdv-tha-thu-post1559835.html






Komentar (0)