![]() |
Sancho terlihat bersama pacarnya di Paris. |
Bintang Manchester United itu memilih gaya yang lebih sederhana dengan topi beanie hitam, jaket kulit, kaus, dan celana jeans yang senada. Sementara itu, Saweetie tampil menonjol dengan gaun mosaik berleher rendah yang dipadukan dengan mantel cokelat yang elegan.
Rumor tentang hubungan antara keduanya muncul tahun lalu ketika foto Saweetie muncul di layar ponsel Sancho. Pemain sayap Inggris itu kemudian semakin memicu spekulasi ketika ia mentato kata "Quiava" (nama asli Saweetie) di belakang telinganya pada bulan Agustus, menutupi tato lama di lengannya.
Saweetie telah menjadi figur sukses di kancah musik Amerika sejak album debutnya pada tahun 2017. Lagunya "Icy Girl" meraih sertifikasi double platinum sebelum ia merilis album "High Maintenance" dan sedang mempersiapkan peluncuran proyek baru tahun ini.
Sancho tiba di Paris saat jeda singkat setelah kekalahan Aston Villa 1-3 dari Newcastle di babak keempat Piala FA. Ia hanya bermain selama 12 menit dalam pertandingan tersebut, yang mencerminkan peran terbatasnya di bawah manajer Unai Emery.
Masa depan Sancho masih belum pasti karena Villa tidak berkewajiban untuk membelinya secara permanen di akhir musim. Namun, manajer Emery baru-baru ini memuji pemain berusia 25 tahun itu dan tidak menutup kemungkinan untuk mempertahankannya jika performanya membaik.
Jika Villa tidak mempermanenkan transfer tersebut, Sancho kemungkinan akan meninggalkan MU sebagai pemain bebas transfer.
Sumber: https://znews.vn/sancho-cong-khai-ban-gai-post1628719.html









Komentar (0)