Lebih dari 3.000 pohon pinus berdaun tiga telah ditanam di kota Da Lat sebagai bagian dari program Hari Hijau - Kehidupan Hijau.
Pada pagi hari tanggal 31 Oktober, SASCO menanam tambahan 3.000 pohon pinus jarum tiga di kota Da Lat. Program ini menandai tahun ketiga berturut-turut SASCO melaksanakan proyek Hari Hijau - Kehidupan Hijau, dengan total kontribusi 9.000 pohon untuk Da Lat.
Pemuda Sasco berpartisipasi dalam penanaman pohon pinus berdaun tiga di Da Lat.
Program tersebut melibatkan partisipasi sejumlah besar staf SASCO, perwakilan pemerintah daerah, dan petugas kehutanan.
Menurut Bapak Le Thai Son, Kepala Dinas Perlindungan Hutan Da Lat, pohon pinus berdaun tiga merupakan spesies pohon asli yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap iklim dan kondisi tanah Da Lat. Hutan pinus berpotensi menyerap CO2 dan menghasilkan oksigen dalam jumlah signifikan, sehingga memberikan kontribusi penting dalam mitigasi perubahan iklim dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Selama bertahun-tahun, Sasco secara konsisten terlibat dalam kegiatan yang bertujuan untuk perlindungan lingkungan, bergandengan tangan dengan masyarakat untuk membangun lingkungan yang lebih hijau.
Da Lat telah lama terkenal dengan hutan pinus hijaunya yang rimbun, menciptakan iklim unik dan pemandangan yang indah. Namun, di bawah tekanan urbanisasi, luas hutan pinus secara bertahap menyusut. Penambahan pohon pinus berdaun tiga berkontribusi pada pelestarian karakteristik unik kota, pemurnian udara, dan menjaga suhu tetap sejuk sepanjang tahun.
"Kegiatan penanaman pinus SASCO sejalan dengan orientasi pengembangan ekowisata dan perencanaan keseluruhan Da Lat. Kami berharap proyek seperti ini dapat berkontribusi dalam menciptakan lanskap 'kota di hutan pinus', yang merupakan ciri khas Da Lat," kata Bapak Nguyen Viet Quyen, ketua Kelurahan 7, Kota Da Lat.
Kegiatan penanaman pohon membantu karyawan lebih memahami pentingnya bekerja sama untuk melindungi lingkungan.
Dalam konteks berbagai tantangan lingkungan seperti perubahan iklim, polusi udara dan air, serta erosi tanah, SASCO, sebagai perusahaan pelopor dalam strategi pembangunan berkelanjutan, memberikan penekanan khusus pada pengintegrasian solusi ramah lingkungan ke dalam operasional bisnisnya. Perusahaan ini mempromosikan penerapan teknologi baru dan transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional; mendorong konsumsi ramah lingkungan; meminimalkan limbah plastik; dan menanam pohon… semuanya bertujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan komunitas.
Pada tahun 2024, SASCO secara terus menerus dan giat melaksanakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran dan mempromosikan tindakan praktis untuk melindungi lingkungan di kalangan karyawan dan masyarakat, terutama: menanam 1.000 pohon bakau di kawasan hutan bakau Binh Dai, provinsi Ben Tre, untuk memerangi intrusi air asin; program "Merawat Benih Kecil, Meraih Aspirasi Hijau" untuk menyebarkan gaya hidup hijau kepada masyarakat; dan festival daur ulang…
Sumber: https://www.baogiaothong.vn/sasco-trong-cay-xanh-tang-xu-so-ngan-thong-da-lat-192241101064607542.htm







Komentar (0)