
Berdasarkan notulen rapat tanggal 25 Mei, yang hadir termasuk perwakilan dari Pusat Pelayanan Publik Kelurahan Huong Tra, Departemen Ekonomi , Infrastruktur dan Perencanaan Kota Kelurahan, serta unit konsultan perencanaan.
Selama pertemuan tersebut, pihak berwenang mengkonfirmasi bahwa bidang tanah nomor 31, lembar peta nomor 34, milik Ibu Dang Thi Huong, telah diberikan sertifikat hak guna lahan oleh Komite Rakyat kota Huong Tra (dahulu) pada tanggal 4 September 2020, dengan luas 156,5 m², untuk penggunaan perumahan perkotaan. Namun, pada kenyataannya, bidang tanah tersebut berbentuk segitiga, sehingga "tidak mungkin untuk membangun rumah di atasnya".
Menanggapi petisi warga, Komite Rakyat Kelurahan Huong Tra menyatakan bahwa mereka memiliki rencana untuk mengembangkan rencana tata ruang komprehensif untuk seluruh wilayah Sen Thuong guna membagi dan melelang hak penggunaan lahan, sekaligus melakukan penyesuaian lokal pada lahan milik Ibu Huong untuk memastikan hak-hak warga.
Para pihak menyepakati rencana untuk merebut kembali seluruh lahan milik Ibu Huong saat ini, dan kemudian mengatur pemukiman kembali beliau di sebidang tanah yang menghadap Jalan Ngo Tat To dengan luas yang sesuai dengan luas yang telah dialokasikan.
Ibu Dang Thi Huong menyetujui rencana yang diusulkan dan meminta pihak berwenang untuk mempercepat pelaksanaannya, dalam waktu sekitar dua bulan, karena usianya yang sudah lanjut, kesehatannya yang buruk, dan keinginannya untuk membangun sebuah kuil untuk beribadah kepada leluhur dan para martir sesegera mungkin.
Sumber: https://nhandan.vn/sau-phan-anh-cua-bao-nhan-dan-nguoi-dan-duoc-bo-tri-lo-dat-moi-thay-thua-dat-meo-post964599.html









Komentar (0)