Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Durian sedang dalam bahaya.

Việt NamViệt Nam20/02/2025


Ekspor turun sebesar 80%.

Menurut data dari Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan (MARD), hingga pertengahan Februari, Vietnam hanya mengekspor sekitar 3.500 ton durian, penurunan sebesar 80% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sebagai buah yang mendorong nilai ekspor seluruh industri buah dan sayur, ketika ekspor durian menurun, nilai ekspor buah dan sayur Vietnam juga ikut menurun.

Menurut Asosiasi Buah dan Sayur Vietnam, omzet ekspor buah dan sayur Vietnam hanya mencapai 416 juta dolar AS pada bulan Januari, turun 11,3% dibandingkan bulan sebelumnya dan 5,2% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.

Penurunan tajam ekspor durian disebabkan oleh pengetatan inspeksi durian oleh China terkait zat Kuning O. Selama prosedur impor dan ekspor, pihak China akan mengambil sampel dan memeriksa 100% pengiriman; barang hanya akan diizinkan untuk melewati bea cukai jika tidak ada residu Kuning O.

Selain itu, durian Vietnam yang diekspor ke Uni Eropa (UE) juga akan menghadapi peningkatan frekuensi pemeriksaan perbatasan dari 10% menjadi 20% karena berulang kali tidak mematuhi peraturan tentang kadar residu pestisida.

durian
Ekspor durian mengalami penurunan tajam dalam beberapa bulan pertama tahun ini.

Baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) mengumumkan akan memperpanjang perintah inspeksi ketat untuk durian impor dari Vietnam. Secara spesifik, untuk memastikan keamanan pangan produk impor, Taiwan akan terus menerapkan langkah-langkah inspeksi per batch pada durian segar impor dari Vietnam hingga 30 April.

Sebelumnya, TFDA mengeluarkan persyaratan untuk memeriksa setiap batch durian segar yang diimpor dari Vietnam mulai 12 Agustus 2024 hingga 11 Februari 2025, setelah menemukan empat batch yang tidak memenuhi standar dalam enam bulan terakhir.

Langkah-langkah mendesak diperlukan untuk mengembalikan posisi durian.

Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan meyakini bahwa peningkatan langkah-langkah inspeksi oleh negara lain terhadap durian impor merupakan langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan pangan bagi konsumen. Namun, inspeksi wajib yang dilakukan China terhadap semua pengiriman durian impor telah menciptakan banyak kesulitan bagi eksportir dan petani durian Vietnam.

Untuk mengatasi situasi ini, Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan sedang bernegosiasi dengan China untuk memulihkan ekspor durian sesuai dengan protokol yang telah ditandatangani oleh kedua negara.

Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan juga menyarankan pelaku usaha untuk menerapkan secara ketat langkah-langkah inspeksi sebagaimana yang ditetapkan oleh Tiongkok. Untuk memastikan tidak terjadi kemacetan akibat kekurangan laboratorium pengujian, Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan memperkuat kapasitas pengujian dari 9 laboratorium di Vietnam yang telah diakreditasi oleh Tiongkok, dan terus mengirimkan 6 set dokumen tambahan ke laboratorium yang sedang menunggu akreditasi.

Menurut Asosiasi Buah dan Sayur Vietnam, masalah yang dihadapi industri durian saat ini sangat mengkhawatirkan, bukan hanya karena penurunan ekspor tetapi juga karena penanganan pengiriman durian yang tidak memenuhi standar keamanan pangan. Secara khusus, ketika pengiriman durian ditolak bea cukai karena masalah keamanan pangan, durian tersebut sering dijual kembali dengan harga lebih rendah kepada konsumen. Jika masalah ini tidak dikendalikan secara ketat, pasar domestik juga akan kehilangan kepercayaan terhadap durian.

Asosiasi Buah dan Sayur Vietnam merekomendasikan agar petani durian mengubah metode pertanian mereka, menghindari penggunaan pupuk impor yang tidak diketahui asal-usulnya secara berlebihan, dan agar fasilitas pengemasan mengubah teknologi pengawetan pasca panen untuk memastikan keamanan pangan bagi konsumen dan mematuhi peraturan ekspor. Selain itu, asosiasi berharap agar pihak berwenang terkait segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi industri durian saat ini.

Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan mengumumkan bahwa saat ini mereka sedang menerapkan program pemantauan residu kimia secara nasional untuk mengontrol kualitas buah-buahan dan produk pertanian sejak tahap produksi, sehingga memastikan produk memenuhi standar ekspor. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi untuk memperkuat kepercayaan pasar domestik dan internasional terhadap buah "miliaran dolar" ini.



Sumber: https://baodaknong.vn/sau-rieng-dang-lam-nguy-243334.html

Topik: Durian

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Memecahkan pot tanah liat di festival desa.

Memecahkan pot tanah liat di festival desa.

Vietnam dan Kuba, saudara dalam satu keluarga.

Vietnam dan Kuba, saudara dalam satu keluarga.

momen bahagia

momen bahagia