Ujian kelulusan SMA tahun 2025 akan diselenggarakan sesuai dengan program pendidikan umum baru tahun 2018. Kementerian Pendidikan dan Pelatihan telah menetapkan ujian ini sebagai ujian dengan skala dan sifat yang sangat baru, dan merupakan salah satu tugas penting dalam tahun ajaran 2024-2025.
"Sejak awal tahun 2023, para pemimpin Kementerian telah berfokus pada pengarahan dengan prinsip mengikuti arahan Resolusi No. 29-NQ/TW, Resolusi No. 88/2014/QH13, dan Resolusi 144/NQ-CP. Oleh karena itu, penyelenggaraan ujian kelulusan SMA tahun 2025 harus memastikan kekompakan, mengurangi tekanan, mengurangi biaya, dan menjamin kualitas, serta menilai kualitas pengajaran dan pembelajaran secara objektif; menyediakan data yang cukup andal bagi universitas dan perguruan tinggi untuk melakukan penerimaan mahasiswa baru," ujar Wakil Menteri Pendidikan dan Pelatihan, Pham Ngoc Thuong, dalam keterangan pers rutin Pemerintah di bulan Agustus, pada sore hari tanggal 7 September.
Atas dasar itu, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan secara aktif menyiapkan dan memfokuskan pelaksanaannya pada 4 (empat) hal berikut:
Mengumumkan rencana ujian kelulusan sekolah menengah atas mulai tahun 2025 dan seterusnya pada tanggal 28 November 2023, satu setengah tahun lebih awal, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi siswa dan lembaga pendidikan;
Mengeluarkan struktur dan format ujian untuk memudahkan guru dan siswa dalam proses belajar mengajar;
Menyelenggarakan pelatihan bagi lebih dari 3.000 guru utama mengenai metode dan peningkatan keterampilan dalam menyusun soal, serta melakukan pengecekan dan evaluasi ujian kelulusan SMA secara berkala;
Kementerian juga telah mengeluarkan dokumen panduan selama tahun ajaran dan dokumen yang mengarahkan Departemen Pendidikan dan Pelatihan untuk secara proaktif menyiapkan semua rencana mengenai fasilitas, sumber daya manusia, rencana profesional, rencana pengajaran dan pembelajaran untuk fokus pada ujian kelulusan sekolah menengah atas pada tahun 2025.
Wakil Menteri Pham Ngoc Thuong mengatakan bahwa selanjutnya, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan akan memberi saran kepada Perdana Menteri pada bulan September ini untuk mengeluarkan Arahan tentang penguatan kepemimpinan dan koordinasi untuk menyelenggarakan ujian kelulusan sekolah menengah atas periode 2025-2030.
Kementerian juga sedang menyusun regulasi untuk Ujian Kelulusan SMA 2025. Setelah menerima masukan, regulasi tersebut akan dirampungkan dan diharapkan terbit pada November 2024, 3 bulan lebih awal dari regulasi sebelumnya.
Kementerian sedang mengembangkan dan akan menerbitkan contoh soal ujian bagi siswa dan guru untuk digunakan sebagai dasar pengajaran dan pembelajaran; Terus menyelenggarakan konferensi dan seminar pelatihan tentang pekerjaan profesional yang terkait dengan soal ujian.
Pada saat yang sama, Kementerian juga mengarahkan kepada Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk mempersiapkan dengan baik kelompok tugas seperti penguatan sarana dan prasarana, sumber daya manusia dan pembinaan guru, penyelenggaraan proses belajar mengajar secara berkala, penguatan sarana dan prasarana umum Kementerian dan provinsi serta kota, terutama perangkat lunak penyelenggaraan ujian.
"Dengan semangat persiapan tersebut, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan telah bersikap proaktif, positif, efektif, dan senantiasa mengikuti prinsip-prinsip panduan Resolusi serta situasi praktis," tegas Wakil Menteri.
[iklan_2]
Sumber: https://nhandan.vn/se-ban-hanh-quy-che-thi-tot-nghiep-thpt-nam-2025-vao-thang-11-post829212.html
Komentar (0)