Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Para siswa berdebat tentang cara mengurangi limbah makanan.

Untuk memperingati Hari Kesadaran Kehilangan Pangan Internasional 2025, Kedutaan Besar Denmark di Vietnam menyelenggarakan debat bagi para siswa untuk meningkatkan kesadaran tentang konservasi pangan dan perlindungan lingkungan.

Báo Tin TứcBáo Tin Tức09/10/2025

Acara yang diadakan pada tanggal 9 Oktober tersebut menarik sekitar 150 peserta, baik secara langsung maupun daring, termasuk mahasiswa dari Universitas Perdagangan Luar Negeri, Universitas Pertanian dan Kehutanan Kota Ho Chi Minh, perwakilan dari Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup Vietnam, Bank Pangan Vietnam, dan organisasi pemuda seperti Empower Youth4Food dan Jaringan Aksi Iklim Pemuda.

Keterangan foto
Para siswa berdebat tentang meningkatkan kesadaran dan memerangi pemborosan makanan. Foto: Kedutaan Besar.

Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), lebih dari 931 juta ton makanan terbuang di seluruh dunia setiap tahunnya, sementara seper tujuh dari populasi global masih menderita kerawanan pangan. Di Vietnam, kehilangan dan pemborosan makanan merupakan tantangan serius di seluruh rantai pasokan, mulai dari produksi dan pengolahan hingga konsumsi rumah tangga, dengan kerugian di beberapa sektor pertanian berpotensi mencapai 20-25%.

Mengurangi limbah makanan memainkan peran penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, melindungi sumber daya, dan meningkatkan ketahanan pangan, sejalan dengan tujuan emisi nol bersih pada tahun 2050.

Puncak acara adalah debat antar tim mahasiswa, di mana tim-tim tersebut mengembangkan kampanye kesadaran tentang pengurangan kehilangan dan pemborosan makanan berdasarkan skenario kehidupan nyata. Panel juri terdiri dari perwakilan dari Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup, Bank Pangan Vietnam, dan Kedutaan Besar Denmark.

Keterangan foto
Kelompok mahasiswa tersebut mendiskusikan ide-ide mereka sebelum berdebat dengan tim lawan. Foto: Kedutaan Besar

Hasilnya, tim GREENIES, yang terdiri dari Hoang Nhat Linh, Le Thi Minh Anh, dan Nguyen Thanh Thao (Universitas Perdagangan Luar Negeri), menang dengan argumen persuasif dan pendekatan kreatif mereka.

Pada acara tersebut, Bapak Nicolai Prytz, Duta Besar Denmark untuk Vietnam, menekankan: “Generasi muda bukan hanya konsumen masa depan tetapi juga pengambil keputusan di masa mendatang. Kami bangga menjadi tuan rumah debat ini dan memberi kesempatan kepada pemuda Vietnam untuk berbicara. Saya berharap kompetisi ini akan menginspirasi lebih banyak dialog dengan generasi muda di masa depan, untuk sistem pangan yang berkelanjutan.”

Keterangan foto
Duta Besar Denmark untuk Vietnam, Nicolai Prytz, menyatakan kegembiraannya dan kesediaannya untuk mendukung generasi muda. (Foto: Kedutaan Besar)

Ibu Nguyen Giang Thu, Wakil Direktur Departemen Sains dan Teknologi (Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup), juga menyatakan: “Mengatasi kehilangan dan pemborosan pangan adalah salah satu prioritas utama, yang secara langsung terkait dengan ketahanan pangan dan tujuan pembangunan berkelanjutan Vietnam. Kami percaya bahwa kaum muda akan membawa perspektif yang segar, kreatif, dan praktis untuk membantu membangun solusi yang dapat ditindaklanjuti guna menciptakan sistem pangan yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi Vietnam.”

Mewakili universitas-universitas yang berpartisipasi, Bapak Nguyen Huyen Minh dari Universitas Perdagangan Luar Negeri berkomentar bahwa partisipasi mahasiswa dalam kompetisi ini merupakan langkah maju yang penting, membantu menginspirasi dan memberdayakan kaum muda untuk melepaskan kreativitas mereka dalam menemukan solusi untuk mengurangi kehilangan dan pemborosan makanan.

Keterangan foto
Para siswa menerima sertifikat partisipasi dalam kompetisi. Foto: Kedutaan Besar.

Senada dengan pandangan tersebut, Bapak Kha Chan Tuyen dari Universitas Pertanian dan Kehutanan Kota Ho Chi Minh percaya bahwa mendorong partisipasi mahasiswa tidak hanya membantu membentuk tim pemimpin muda yang mampu memecahkan masalah terkait pangan, tetapi juga berkontribusi memperkuat kerja sama antara Vietnam dan Denmark di bidang pertanian dan pangan.

Acara ini merupakan bagian dari Program Kerja Sama Strategis Sektoral (SSC) di bidang pertanian dan pangan antara Vietnam dan Denmark – sebuah komponen dari Kemitraan Strategis Hijau (GSP) yang diumumkan oleh kedua Perdana Menteri pada November 2023. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas untuk meminimalkan kehilangan dan pemborosan pangan di seluruh rantai nilai, berkontribusi pada terwujudnya tujuan ekonomi sirkular, rendah karbon, dan berkelanjutan.

Debat tersebut juga menandai upaya untuk melibatkan kaum muda dalam inisiatif perubahan iklim dan sistem pangan berkelanjutan. Kedutaan Besar Denmark berharap acara ini akan menjadi platform tahunan, mendorong inovasi dan tindakan nyata dari kaum muda untuk kepentingan masyarakat.

Sumber: https://baotintuc.vn/xa-hoi/sinh-vien-tranh-bien-ve-giam-lang-phi-thuc-pham-20251009184119041.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Masa kecil di dataran tinggi.

Masa kecil di dataran tinggi.

Senang

Senang

Suasana di antara masyarakat dipenuhi dengan sambutan meriah untuk festival besar tersebut.

Suasana di antara masyarakat dipenuhi dengan sambutan meriah untuk festival besar tersebut.