![]() |
Craig Federighi adalah orang yang bertanggung jawab atas divisi AI Apple. Foto: Bloomberg . |
Apple berencana melakukan perombakan besar-besaran pada Siri akhir tahun ini, mengubah asisten digital tersebut menjadi chatbot AI pertama perusahaan. Hal ini akan memungkinkan pembuat iPhone untuk secara resmi bergabung dalam perlombaan generatif AI, yang saat ini dipimpin oleh OpenAI dan Google.
Fitur chatbot dianggap sebagai landasan strategi pasar AI Apple. Sebelumnya, platform Apple Intelligence, yang diluncurkan pada tahun 2024, gagal memberikan dampak yang signifikan, dengan banyak fitur yang dianggap tidak inovatif atau lebih lambat diimplementasikan daripada yang diharapkan.
Perubahan besar yang menjanjikan
Menurut Bloomberg , chatbot yang diberi kode nama Campos ini akan terintegrasi secara mendalam ke dalam sistem operasi pada iPhone, iPad, dan Mac, sepenuhnya menggantikan antarmuka Siri yang ada saat ini. Pengguna masih dapat mengaktifkan layanan ini dengan cara yang biasa, yaitu dengan mengucapkan "Siri" atau dengan menekan dan menahan tombol samping pada iPhone dan iPad mereka.
Situs berita tersebut melaporkan bahwa Apple kemungkinan akan meluncurkan chatbot pada akhir tahun ini. Perusahaan berencana untuk memperkenalkan teknologi tersebut di Worldwide Developers Conference (WWDC) pada bulan Juni dan secara resmi merilisnya pada bulan September.
Campos akan mendukung input suara dan teks, dan merupakan fitur unggulan terbesar dalam sistem operasi Apple yang akan datang. Perusahaan ini mengintegrasikan chatbot ini ke dalam iOS 27 dan iPadOS 27, bersama dengan macOS 27.
Selain antarmuka chatbot, sistem operasi tahun ini tidak mengalami banyak perubahan besar. Apple terutama berfokus pada peningkatan kinerja dan perbaikan bug. Tahun lalu, perusahaan tersebut menerapkan perombakan desain skala besar, menyatukan antarmuka dan pengalaman pengguna di semua sistem operasi.
Iklan Apple Intelligence sebelumnya dari Apple. Foto: YouTube. |
Berbeda dengan chatbot pihak ketiga yang berjalan di perangkat Apple, produk yang direncanakan ini dirancang untuk menganalisis jendela yang terbuka dan konten layar, kemudian melakukan tindakan yang sesuai dan menyarankan perintah. Chatbot ini juga dapat mengontrol fitur dan pengaturan perangkat, termasuk melakukan panggilan, mengatur pengatur waktu, dan membuka kamera.
Yang lebih penting lagi, Siri akan terintegrasi ke dalam semua aplikasi inti Apple, termasuk Mail, Musik, Podcast, TV, perangkat lunak pemrograman Xcode, dan Foto. Ini akan memungkinkan pengguna untuk melakukan lebih banyak tugas hanya dengan menggunakan suara mereka.
Campos bahkan dapat membantu Apple menghilangkan Spotlight sepenuhnya, sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk mencari konten di perangkat mereka dan mencari informasi terbatas seperti skor olahraga atau cuaca. Chatbot ini akan memiliki antarmuka yang dirancang oleh Apple, tetapi akan sangat bergantung pada model AI khusus yang dikembangkan oleh tim Google Gemini.
Selain itu, Apple sedang membahas kemungkinan menempatkan chatbot langsung di server Google, menggunakan TPU (Tensor Processing Units). Sementara itu, pembaruan Siri jangka pendek terus berjalan di Private Cloud Compute milik Apple, menggunakan chip Mac berkinerja tinggi.
Namun, Apple membangun Campos dengan pemahaman bahwa platform ini dapat menggantikan model platform tersebut seiring waktu, memungkinkan perusahaan untuk meninggalkan ekosistem Google di masa depan jika menginginkannya. Perusahaan ini juga telah menguji chatbot dengan model AI Tiongkok, sebagai persiapan untuk peluncuran di pasar tersebut.
Menandai strategi AI baru
Pergeseran menuju pendekatan chatbot menandai perubahan strategis yang signifikan bagi Apple. Selama bertahun-tahun, para pemimpin perusahaan telah meremehkan peran alat AI percakapan yang dipopulerkan oleh OpenAI, Google, dan Microsoft.
Google Gemini terintegrasi ke dalam Samsung Galaxy S25 Ultra. Foto: Bloomberg. |
Mereka berpendapat bahwa pengguna lebih menyukai AI yang terintegrasi langsung ke dalam fitur. Beberapa contohnya terletak pada upaya berkelanjutan dengan alat penulisan, Genmoji (pembuatan emoji bertenaga AI), dan ringkasan notifikasi, daripada pengalaman percakapan bertenaga AI yang berdiri sendiri.
Craig Federighi, wakil presiden senior bidang rekayasa perangkat lunak Apple, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Tom's Guide pada bulan Juni bahwa merilis chatbot bukanlah tujuan perusahaan. Ia mengatakan perusahaan tidak ingin pengguna menyelesaikan pekerjaan sambil melakukan percakapan.
Namun, tanpa chatbot sendiri, Apple berisiko semakin tertinggal dari para pesaingnya. Samsung, Google, dan banyak produsen ponsel pintar Tiongkok telah mengintegrasikan AI percakapan secara ekstensif ke dalam sistem operasi mereka.
Tekanan pada Apple semakin meningkat karena OpenAI secara bertahap menjadi pesaing langsung. Pengembang ChatGPT memiliki ambisi untuk mengubah perangkat lunaknya menjadi "sistem operasi AI," dan juga mengembangkan perangkat keras baru di bawah kepemimpinan Jony Ive, mantan kepala perancang legendaris Apple.
Sumber: https://znews.vn/siri-tren-iphone-sap-lot-xac-post1621849.html








Komentar (0)