Dalam pertandingan perempat final yang dramatis melawan Bayern Munich di kandang lawan, Real Madrid menunjukkan upaya yang gigih tetapi runtuh di menit-menit terakhir setelah Camavinga diusir keluar lapangan. Bermain dengan sepuluh pemain di fase krusial menyebabkan tim La Liga tersebut kehilangan kendali permainan, memungkinkan Bayern Munich untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan membalikkan keadaan untuk menang 4-3.
Setelah pertandingan, Sneijder tak bisa menyembunyikan kekecewaannya, dan langsung mengkritik gelandang Prancis itu. Ia menyatakan bahwa tindakan Camavinga "tidak bertanggung jawab" dan tidak dapat diterima dalam pertandingan sepenting ini.
“Camavinga bertindak bodoh. Anda tidak bisa melakukan kesalahan seperti itu di momen krusial seperti ini dalam pertandingan. Dia menempatkan tim dalam situasi yang sangat sulit dan memberi lawan keuntungan yang jelas,” tegas Sneijder.
![]() |
Sneijder mengkritik Camavinga. |
Lebih lanjut, mantan bintang Inter Milan itu berpendapat bahwa para pemain Real Madrid seharusnya mengarahkan kekecewaan mereka kepada rekan setim mereka alih-alih bereaksi terhadap wasit. Menurutnya, setelah peluit akhir berbunyi, seluruh tim seharusnya kembali ke ruang ganti dan menyelesaikan masalah internal, karena kartu merah Camavinga adalah alasan utama kekalahan tersebut.
Kartu merah itu tidak hanya menyingkirkan Real Madrid tetapi juga menimbulkan pertanyaan serius tentang masa depan Camavinga. Pencoretannya dari susunan pemain inti sebagian mencerminkan posisinya saat ini di tim. Gelandang asal Prancis itu berisiko dijual musim panas ini jika ia tidak meningkatkan performanya.
Sumber: https://znews.vn/sneijder-camavinga-that-ngu-ngoc-post1643966.html








Komentar (0)