Menurut rekomendasi dari Institut Kesehatan Nasional AS (NIH), orang dewasa membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur per malam untuk menjaga kesehatan mental dan fisik. Namun, dalam kehidupan modern, hanya sedikit orang yang mampu memenuhi jumlah jam tidur yang direkomendasikan ini. Salah satu alasan utamanya adalah kebiasaan menghabiskan waktu berlebihan di depan layar, terutama pada ponsel pintar.
Studi menunjukkan bahwa hingga dua pertiga orang dewasa menghabiskan sebagian besar waktu mereka menatap layar ponsel. Hal ini memiliki banyak konsekuensi negatif, yang paling berbahaya adalah dampaknya terhadap tidur. Ini disebabkan oleh cahaya biru yang dipancarkan dari layar, yang dapat "menipu" ritme sirkadian – mekanisme yang membantu otak menentukan kapan harus beristirahat. Ketika terpapar cahaya biru di malam hari, otak mengira masih siang hari, sehingga menyulitkan pengguna untuk tertidur.
Perusahaan teknologi menawarkan berbagai solusi untuk mengatasi efek berbahaya dari cahaya biru yang dipancarkan layar. (Gambar: The Guardian)
Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan teknologi telah mengembangkan berbagai solusi. Windows memiliki fitur Night Light, sementara Apple telah mengintegrasikan Night Shift ke dalam iPhone sejak iOS 9.3. Saat mode ini diaktifkan, layar secara otomatis beralih ke warna yang lebih hangat, mengurangi efek negatif cahaya biru dan membantu tubuh mengenali dengan mudah kapan waktunya tidur.
Namun, cahaya biru bukanlah satu-satunya bahaya. Silau dan cahaya kuat dari layar juga dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan mata, penglihatan kabur, mata berair, atau sakit kepala, bahkan dengan Night Shift diaktifkan. Oleh karena itu, Apple memperkenalkan Dark Mode pada tahun 2019 dengan iOS 13. Mode ini mengubah seluruh antarmuka iPhone menjadi warna gelap: teks putih pada latar belakang hitam, bukan hitam pada latar belakang putih. Ini mengurangi kelelahan mata saat melihat layar dalam kondisi cahaya redup.
Night Shift membantu tubuh mengenali kapan waktunya tidur dengan menyesuaikan nada warna layar, sementara Dark Mode melindungi mata dari silau. (Gambar: Slashgear)
Baik Night Shift maupun Dark Mode bertujuan untuk mengurangi kelelahan mata, tetapi masing-masing mengatasi masalah yang berbeda. Night Shift berfokus pada tidur dan ritme sirkadian, sementara Dark Mode bertujuan untuk mengurangi silau dan melindungi mata. Dengan menggabungkan penggunaan keduanya, pengguna dapat tidur lebih nyenyak dan membatasi dampak jangka panjang cahaya layar pada penglihatan mereka.
Sumber: https://vtcnews.vn/su-khac-differences-between-night-shift-and-dark-mode-on-iphone-ar966792.html






Komentar (0)