![]() |
Newcastle secara bertahap mendapatkan kembali posisinya di Inggris. |
Pernyataan yang menarik perhatian datang dari jurnalis beIN Sports, Richard Keys. Ia mengatakan PIF "berencana untuk melakukan divestasi" dan telah menerima minat dari beberapa mitra.
Menurut Keys, Arab Saudi menilai Newcastle United seharga £1 miliar, meskipun angka yang lebih realistis mungkin sekitar £500 juta. Ia juga mengisyaratkan bahwa proyek PIF dengan klub asal Inggris Timur Laut itu telah berakhir.
Namun, sumber dari Chronicle Live mengkonfirmasi bahwa PIF tidak berniat menjual klub tersebut. Sebaliknya, mereka masih mengembangkan rencana jangka panjang, dengan tujuan yang lebih besar di masa depan. Hal ini dipandang sebagai langkah untuk meredam rumor dan memperkuat kepercayaan penggemar.
Sejak menyelesaikan akuisisi Newcastle senilai £305 juta pada tahun 2021, PIF telah memegang 80% saham dan berinvestasi besar-besaran di dalam skuad. Hasil awal telah terlihat dengan tim kembali ke Liga Champions dan secara bertahap memantapkan posisinya di Liga Premier.
Dengan fondasi keuangan yang kokoh dan strategi yang jelas, Newcastle jelas tidak punya alasan untuk berhenti, terlepas dari rumor yang beredar di luar sana.
Newcastle belum menjalani musim yang sukses. Saat ini, klub tersebut berada di peringkat ke-12 Liga Primer, enam poin di belakang zona kualifikasi Eropa.
Sumber: https://znews.vn/su-that-vu-newcastle-sap-bi-ban-post1637972.html







Komentar (0)