• Gerakan emulasi patriotik yang kuat
  • Semangat patriotisme – Sebuah kekuatan pendorong untuk pembangunan komprehensif.
  • "Membangkitkan aspirasi pembangunan di seluruh masyarakat - Meningkatkan gerakan semangat patriotik"

Prajurit yang terluka itu menulis ulang hidupnya dengan tekad yang kuat.

Di Dusun 1, Kelurahan Ly Van Lam, Bapak Huynh Minh Thi adalah nama yang dikenal banyak penduduk setempat. Veteran penyandang disabilitas ini, yang diklasifikasikan sebagai 1/4, memiliki tingkat disabilitas 81%, kehilangan sebagian kaki kirinya, buta sebelah mata, dan tubuhnya dipenuhi bekas luka perang. Namun, yang diingat orang tentangnya bukanlah kehilangan yang dialaminya, melainkan tekadnya yang teguh untuk hidup.

Terlahir dalam kemiskinan di wilayah Đồng Khởi, Bến Tre, dan dibesarkan di tengah kesulitan, ia dengan cepat terbiasa dengan kesengsaraan. Pada tahun 1980, Huỳnh Minh Thi muda mendaftar di militer dan bertugas dalam misi internasional di Kamboja. Sekembalinya dari perang dengan tubuh yang rusak parah, ia terkadang merasa putus asa. Namun kemudian, ajaran Presiden Ho Chi Minh, " Tentara yang terluka mungkin cacat, tetapi mereka tidak berguna, " menjadi jangkar baginya, menerangi jiwanya dan membantunya bangkit kembali.

Bapak Huynh Minh Thi (tengah) selalu memberikan contoh yang cemerlang dalam kegiatan Asosiasi Veteran setempat.

Setiap hari, ia menempuh puluhan kilometer untuk mencari nafkah dengan menjual tiket lotere, dengan hati-hati menabung setiap sen untuk membesarkan ketiga anaknya hingga dewasa, memastikan mereka semua memiliki pekerjaan yang stabil. Baginya, ini bukan hanya tentang mencari nafkah, tetapi juga tentang menjaga harga dirinya sebagai seorang tentara setelah perang.

Bapak Huynh Minh Thi bercerita: “Ketika saya pergi ke medan perang, saya tidak pernah menyangka bisa selamat dan kembali. Hidup sekarang adalah sebuah berkah. Meskipun tubuh saya tidak lagi utuh, selama saya masih memiliki kekuatan, saya masih bisa bekerja. Setiap profesi itu berharga, selama saya bisa mencari nafkah dengan usaha sendiri dan memiliki hati nurani yang bersih. Saya selalu mengajarkan anak-anak saya untuk terus belajar dan meningkatkan diri. Saya tidak akan meninggalkan warisan yang besar untuk kalian; saya hanya berharap kalian menghargai pekerjaan kalian dan berusaha untuk sukses dari hal-hal terkecil.”

Kata-kata sederhana itu dipenuhi dengan kekuatan, harga diri, dan karakter teguh seorang prajurit yang telah melewati bom dan peluru. Bukan pesimis atau bergantung, ia memilih untuk hidup dengan tangannya sendiri, terus-menerus menjunjung tinggi kualitas seorang prajurit dari pasukan Paman Ho di tengah kehidupan sehari-hari.

Bapak Chau Thanh Lap, Ketua Asosiasi Veteran Kelurahan Ly Van Lam, berkomentar: "Kawan Huynh Minh Thi memiliki semangat yang kuat dalam mengatasi kesulitan, hidup secara bertanggung jawab, dan merupakan contoh yang baik bagi banyak orang untuk dipelajari dan diteladani."

"Aku mencintai sesama warga negaraku!"

Ketika menyebut nama Bapak Ngo Vu Dai, Wakil Ketua Asosiasi Perlindungan Penyandang Disabilitas dan Anak Yatim di provinsi Ca Mau , banyak orang mengingat seorang pejabat asosiasi yang mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk membantu mereka yang kurang beruntung.