Dengan mengamati Kongres Partai di tingkat kelurahan, kecamatan, dan zona khusus di Kota Ho Chi Minh, mudah untuk melihat bahwa banyak daerah telah menjadikan kesejahteraan sosial sebagai fokus utama, di samping pembangunan ekonomi . Target yang ditetapkan mencakup segala hal mulai dari merawat veteran perang, keluarga penerima manfaat kebijakan, dan kelompok rentan; hingga menciptakan mata pencaharian berkelanjutan bagi pekerja dan buruh, serta memberikan dukungan karier bagi kaum muda…
Ini bukan sekadar target di atas kertas, tetapi telah menjadi tindakan nyata dari seluruh sistem politik , dari tingkat kota hingga akar rumput. Tindakan-tindakan ini meliputi beasiswa, renovasi rumah-rumah yang rusak, dan pinjaman preferensial untuk membantu masyarakat kurang mampu memulai usaha dan mengembangkan perekonomian mereka.
Pada tingkat yang lebih tinggi, Kongres Partai Kota Ho Chi Minh untuk periode 2025-2030 juga telah menetapkan target praktis untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dan memastikan mereka mendapatkan manfaat dari pembangunan. Secara khusus, kota ini bertujuan untuk mencapai hal-hal berikut pada tahun 2030: PDB per kapita rata-rata sekitar 14.000-15.000 USD; 35,1 tempat tidur rumah sakit per 10.000 penduduk, 21 dokter per 10.000 penduduk, dan 35 perawat per 10.000 penduduk; dan 100% penduduk kota menerima setidaknya satu pemeriksaan kesehatan per tahun. Lebih lanjut, pada tahun 2030, 40% taman kanak-kanak, 45% sekolah dasar, 50% sekolah menengah pertama, dan 38,5% sekolah menengah atas akan memenuhi standar nasional. Tujuannya adalah untuk memberantas kemiskinan sesuai dengan standar kemiskinan kota pada tahun 2030.
Tinjauan terhadap indikator menunjukkan bahwa pekerjaan kesejahteraan sosial bukan hanya tentang mengurangi kemiskinan ekonomi, tetapi juga mencakup kondisi yang berkaitan dengan perawatan kesehatan, pendidikan , perumahan, dan kenikmatan budaya. Pendekatan komprehensif ini memastikan bahwa kesejahteraan sosial tidak berhenti pada bantuan sementara, tetapi bertujuan untuk secara berkelanjutan meningkatkan kualitas hidup. Kepedulian ini telah memperkuat kepercayaan masyarakat, mengubah resolusi politik menjadi tindakan konkret dan nyata.
Kesejahteraan sosial bukan hanya kebijakan sosial, tetapi juga fondasi untuk menjaga stabilitas dan konsensus, yang memungkinkan kota untuk berkembang lebih cepat dan berkelanjutan. Di tempat dengan salah satu tingkat urbanisasi tertinggi di negara ini, di mana kesenjangan antara kaya dan miskin dengan mudah menciptakan jurang sosial, rasa empati dan solidaritas adalah "vaksin" yang membantu masyarakat menjadi lebih kohesif.
Lebih jauh lagi, mesin ekonomi terkemuka, kekuatan pendorong pertumbuhan nasional, dan kota yang dinamis tidak hanya diukur dari tingkat pertumbuhan PDB-nya, tetapi juga dari bukti kesopanan, kemanusiaan, dan kepeduliannya. Fokus Kota Ho Chi Minh pada kesejahteraan sosial, memastikan bahwa semua warga memiliki kesempatan untuk berkembang dan tidak ada yang tertinggal, adalah cara tepat untuk membangun reputasi dan daya tarik kota yang layak huni.
Ini adalah tanggung jawab politik, sekaligus tradisi, prinsip moral, dan identitas Kota Ho Chi Minh. Ketika nilai kasih sayang dan solidaritas terus dipromosikan dengan kuat, kota ini akan menjadi pusat ekonomi yang dinamis dan kawasan perkotaan yang manusiawi, di mana setiap warga merasakan rasa kebersamaan dan peluang untuk maju.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/suc-hap-dan-cua-mot-do-thi-dang-song-post812030.html







Komentar (0)