Negara kepulauan yang damai ini, dengan lanskap alamnya yang indah, dinilai oleh US News and World Report sebagai salah satu negara paling layak huni di dunia .
| Hongi adalah salam tradisional Maori di Selandia Baru. (Sumber: roswellpres.org) |
Dengan menyentuh hidung dan dahi secara lembut, masyarakat Māori di Selandia Baru akan mengajarkan Anda cara salam tradisional mereka. Salam Hongi, khususnya, akan membuat siapa pun yang mengunjungi negeri kiwi merasa sangat disambut.
Identitas inti
Menurut budaya Māori, dua orang saling menyapa dengan menyentuh hidung dan dahi, lalu diakhiri dengan berjabat tangan. Ritual ini melambangkan berbagi napas kehidupan.
Selain itu, pengunjung yang pertama kali datang ke Selandia Baru akan terkejut melihat orang-orang Māori memutar mata dan menjulurkan lidah kepada mereka. Bahkan, ini adalah cara lain mereka menunjukkan sambutan kepada tamu mereka.
Mungkin karena mereka menikmati begitu banyak keunggulan alamiah sehingga orang-orang Selandia Baru begitu berpikiran terbuka, lembut, dan ramah.
Budaya negara ini terutama dibentuk oleh dua kelompok budaya utama: masyarakat adat Māori dan mereka yang berasal dari Eropa.
Saat ini, suku Māori составляет sekitar 15% dari populasi Selandia Baru, dan bahasa mereka adalah bahasa resmi kedua setelah bahasa Inggris.
Suku Māori memiliki nenek moyang yang merupakan kelompok etnis minoritas yang tinggal di Polinesia Timur, dan mereka bermigrasi ke Selandia Baru dengan perahu kecil menyeberangi laut antara tahun 1250 dan 1300.
Selama berabad-abad, masyarakat adat Polinesia telah mengembangkan budaya yang unik dan khas yang disebut Māori, dengan bahasanya sendiri, mitologi yang kaya, seni pertunjukan yang khas, dan kerajinan tangan yang indah. Hingga saat ini, budaya ini tetap menjadi elemen inti dari identitas Selandia Baru.
Ciri khas lain dari budaya Māori yang mudah diamati adalah tato wajah. Suku Māori menggunakan pisau tulang yang diasah, batu tajam, atau gigi hiu untuk membuat desain ini. Suku Māori percaya bahwa tato membuat pria Māori lebih berani dan kuat dalam pertempuran, dan membuat wanita lebih menarik.
Karena ini adalah komunitas multikultural, orang-orangnya sangat ramah dan bersahabat terhadap orang-orang dari tempat dan etnis lain. Mereka mudah berteman, membangun hubungan, dan berintegrasi ke dalam masyarakat.
Sebagai negara dengan banyak agama, dengan agama Kristen sebagai mayoritas, Selandia Baru juga memiliki banyak pengikut agama Hindu, Buddha, Islam, dan lainnya.
Hal lain yang mungkin mengejutkan Anda adalah bahwa warga Selandia Baru merasa nyaman berjalan tanpa alas kaki di mana pun. Dari restoran dan supermarket hingga bar, orang-orang lebih suka berjalan tanpa alas kaki. Terutama di musim panas, sepatu bukanlah suatu keharusan bagi penduduk setempat.
Kehidupan malam di Selandia Baru sangat damai; jalanan menjadi lebih tenang sekitar pukul 6 atau 7 malam. Kebanyakan orang menghabiskan malam mereka di rumah dan tidur sekitar pukul 10 malam. Namun, pada akhir pekan, tanpa memandang usia atau jenis kelamin, orang-orang akan berpesta bersama di bar hingga subuh. Akhir pekan di sini seperti sebuah festival.
Benamkan diri Anda dalam alam.
Masyarakat Selandia Baru secara tradisional merupakan penggemar olahraga , dengan rugby sebagai olahraga paling populer di kalangan masyarakat.
Rugby sangat populer di Selandia Baru sehingga Anda dapat dengan mudah menemukan pertandingan yang seru bahkan di sekolah dan pusat olahraga.
Bukan kebetulan jika olahraga ekstrem begitu populer di Selandia Baru. Dengan lanskapnya yang diberkahi puncak gunung berapi yang megah, pegunungan yang tertutup salju, dan hamparan pantai berpasir putih yang panjang, negara ini menawarkan area rekreasi spektakuler yang sempurna untuk olahraga seperti terjun payung, zorbing, dan kayak. Negara ini juga menarik wisatawan dengan berbagai aktivitas luar ruangan dan permainan petualangan yang mendebarkan seperti panjat gunung, ski lereng, zip-lining, golf, dan snowboarding.
Saat mengunjungi Selandia Baru, Anda akan memiliki kesempatan untuk menyelami alam yang masih murni dan bertemu dengan hewan-hewan ramah seperti lumba-lumba, anjing laut, dan paus.
Dikenal dengan pantai-pantainya yang indah, pegunungan yang megah, dan langit biru yang jernih, keindahan yang tenang dan lingkungan yang masih alami yang dianugerahkan oleh Ibu Alam kepada tanah burung kiwi merupakan daya tarik yang sangat memikat dan meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang mengunjungi Selandia Baru.
Ada begitu banyak hal menarik lainnya untuk dijelajahi di negara yang indah ini, jadi mengapa tidak mempertimbangkan perjalanan ke negeri kiwi musim panas ini?
Negara kepulauan Selandia Baru saat ini termasuk di antara 20 ekonomi terbesar di dunia, terdiri dari dua pulau utama, Pulau Utara dan Pulau Selatan, serta beberapa pulau kecil lainnya. Terletak di Pasifik Barat Daya, simbol Selandia Baru adalah burung kiwi, burung terkecil dalam keluarga burung unta (beratnya hanya sekitar 2-3 kg) dan merupakan spesies endemik. Negara kepulauan ini memiliki lebih dari 5,2 juta penduduk, di mana lebih dari 50% tinggal di empat kota terbesar: Auckland, Christchurch, dan Wellington (Pulau Utara) serta Hamilton (Pulau Selatan). |
Sumber






Komentar (0)