Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Manfaat buah pinang yang kurang dikenal

Báo Nhân dânBáo Nhân dân23/01/2025

NDO - Berkaitan erat dengan kebiasaan mengunyah sirih di Vietnam, buah pinang merupakan buah yang familiar bagi masyarakat Vietnam. Dalam pengobatan tradisional, berbagai bagian buah pinang dapat digunakan sebagai obat.


Menurut Dokter Nguyen Huu Trong, Anggota Tetap Asosiasi Pengobatan Tradisional Vietnam, pohon pinang juga dikenal dengan nama lain seperti Binh lang, Tan lang, Son binh lang, dan Gia binh lang. Nama ilmiahnya adalah Areca catechu (L), termasuk dalam famili Arecaceae. Pinang biasanya ditanam dari biji yang berkecambah.

Dalam pengobatan tradisional, bagian-bagian dari pohon pinang dapat digunakan sebagai obat: biji pinang matang yang dikeringkan; cangkang buah bagian luar dan tengah yang dikeringkan.

Pada musim gugur, pilih tandan buah pinang yang matang, panen buahnya, belah, pisahkan biji dan kulit buahnya, lalu keringkan di bawah sinar matahari atau di mesin pengering.

Menurut Bapak Trong, buah pinang mengandung minyak lemak, dan kulit buahnya mengandung alkaloid.

Buah pinang memiliki rasa pedas, pahit, dan sepat, serta sifat menghangatkan. Buah ini membantu pencernaan, menghilangkan stagnasi, membunuh bakteri, dan mengeluarkan cacing serta parasit.

Kulit buah pinang yang manis dan bersifat hangat memiliki khasiat untuk meningkatkan sirkulasi qi, diuresis, dan meredakan sembelit dan diare. Kulit buah pinang kering digunakan untuk mengobati edema, beri-beri, perut kembung, retensi urin, edema pada ibu hamil, dan enteritis dengan diare.

Obat-obatan dari buah pinang

Menurut Bapak Trong, biji pinang kering, yang dikonsumsi dalam dosis 0,5-4g per hari dalam bentuk rebusan, digunakan untuk mengobati cacing pita, cacing gelang, cacing pipih, enteritis, dan disentri.

Berikut beberapa pengobatan efektif yang menggunakan biji dan kulit sirih.

Untuk mengobati perut kembung, sesak napas, kesulitan buang air kecil, dan edema: Kulit sirih kering (Areca catechu peel) 12g; Kulit akar murbei (Morus alba bark) 12g; Kulit jeruk mandarin (Citrus reticulata peel) 12g; Kulit jahe segar (Zingiber officinale peel) 12g.

Campurkan semua herba dalam 300ml air, rebus hingga tersisa 200ml cairan, lalu bagi menjadi dua dosis untuk diminum dua kali sehari.

Pengobatan enteritis dan disentri: 1-2 biji pinang kering; 6 g kulit pohon jambu biji kering. Petunjuk: Cincang halus biji pinang, campur dengan kulit pohon jambu biji kering, tambahkan ke 100 ml air, rebus hingga diperoleh 50 ml cairan obat, dan minum dalam 2-3 dosis sepanjang hari.

Pengobatan infeksi cacing pita menggunakan biji labu: 100-150 g biji labu kupas (dengan kulit luar utuh, menyisakan lapisan hijau); 60-80 g sirih kering yang diiris tipis; 50 g gula pasir. Hancurkan biji labu dan campurkan dengan gula pasir. Konsumsi seluruh dosis saat perut kosong (anak-anak usia 10 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 1/4 - 1/3 dari dosis ini).

Dua jam kemudian, berikan pasien rebusan biji pinang (anak-anak 20-30 g; dewasa dan wanita 50-60 g; pria 60-80 g) dalam 300 ml air, didihkan dengan api kecil hingga berkurang menjadi 150 ml, dan minum semuanya sekaligus. Setengah jam kemudian, berikan dosis pencahar magnesium sulfat (kurangi dosis untuk anak-anak) 30 g; berbaringlah dan tunggu hingga Anda merasakan dorongan kuat untuk buang air besar, lalu rendam bokong Anda dalam baskom berisi air hangat untuk mengeluarkan semua cacing tanpa mematahkan kepalanya.



Sumber: https://nhandan.vn/tac-dung-cua-trai-cau-it-nguoi-biet-post854279.html

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk