• Pengambilan gambar di Kuil Peringatan Ho Chi Minh untuk film dokumenter "Ruang Budaya Ho Chi Minh "
  • Hadiah diberikan kepada mereka yang berpartisipasi dalam menyalakan dupa dan merawat Kuil Peringatan Ho Chi Minh.
  • Sebuah upacara khidmat untuk memperingati hari wafat Presiden Ho Chi Minh diadakan di Kuil Peringatan Ho Chi Minh.

Sumpah di bawah atap jerami

Kisah Kuil Peringatan Ho Chi Minh di komune Chau Thoi dimulai dengan momen tragis bagi bangsa. Menurut Bapak Nguyen Van Khoa (76 tahun), yang telah terlibat dalam melindungi kuil tersebut sejak tahun 1972, setelah mendengar berita kematian Presiden Ho Chi Minh pada tanggal 3 September 1969, masyarakat Chau Thoi menahan kesedihan mereka untuk menyelenggarakan upacara pemakaman untuknya. Awalnya, untuk memiliki tempat ibadah, masyarakat untuk sementara meminjam sebuah rumah beratap jerami sekitar 200 meter dari lokasi kuil saat ini.

Namun, keberadaan rumah peringatan itu menjadi "duri dalam daging" bagi musuh. Pada awal tahun 1971, musuh menyerbu daerah tersebut, menemukan dan membakar rumah beratap jerami itu. Tindakan brutal ini tidak membuat rakyat takut; sebaliknya, hal itu semakin memicu kemarahan mereka. Rakyat dan tentara Chau Thoi bersatu dan bangkit, mengepung benteng musuh dan menghancurkan pos terdepan Cau Sap. Dari kemenangan ini, rakyat membongkar dan mengangkut besi dan baja dari pos terdepan musuh untuk mempersiapkan rencana yang berani: membangun rumah peringatan yang lebih kokoh.

Bapak Nguyen Van Khoa telah menjadi pengelola Kuil Peringatan Ho Chi Minh di komune Chau Thoi sejak tahun 1972.

Membangun kuil yang didedikasikan untuk Presiden Ho Chi Minh di tengah peperangan sengit merupakan tantangan besar yang membutuhkan kecerdasan dan kekuatan. Rencana yang disusun oleh komite Partai komune Chau Thoi adalah untuk "menyerang musuh sekaligus membangun kuil." Bapak Khoa mengenang dengan penuh emosi: "Sebelumnya, ketika kami membangunnya dengan dedaunan, musuh membakarnya; ketika kami membangunnya dengan besi, musuh membongkarnya. Pada percobaan ketiga, kami dengan tekad bulat memutuskan untuk berhasil membangun kuil tersebut."

Pembangunan dimulai pada tanggal 25 April 1972, dengan tujuan menyelesaikannya sebelum ulang tahun Presiden Ho Chi Minh. Sepanjang periode pembangunan, musuh tanpa henti menyerang, memaksa para pekerja dan penduduk setempat untuk bekerja sepanjang malam di bawah hujan bom dan peluru. Dengan tekad yang tak tergoyahkan, pada pukul 5 sore tanggal 19 Mei 1972, upacara peresmian Kuil Peringatan Ho Chi Minh diadakan dengan khidmat untuk merayakan ulang tahun ke-82 Presiden. Kuil tersebut dilindungi secara utuh oleh rakyat dan tentara Chau Thoi hingga pembebasan penuh Vietnam Selatan.