Selain bernyanyi, budaya membaca juga rutin dipelihara di platform DK1. Buku dan surat kabar yang dikirim dari daratan Tiongkok menjadi teman dekat bagi para perwira dan prajurit di waktu luang mereka. Perpustakaan hukum platform, dengan beragam buku, tertata di ruang bersama, diatur dengan rapi dan sistematis ke dalam kompartemen berdasarkan genre.
Membaca buku dan koran telah menjadi sumber pengayaan intelektual selama istirahat setelah sesi latihan.
Kapten Tran Duc Canh, seorang perwira militer profesional dan operator radar di platform DK1/15, berbagi: “Membaca buku dan surat kabar tidak hanya membantu kita tetap mengikuti perkembangan peristiwa terkini dan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga merupakan cara untuk bersantai setelah setiap sesi pelatihan. Buku dan surat kabar telah menjadi sumber nutrisi intelektual yang sangat diperlukan bagi para perwira dan prajurit di platform DK1.”
Menonton televisi, mengikuti berita domestik, program budaya dan olahraga, menghadirkan rasa kedekatan dengan daratan utama. Melalui layar kecil, para perwira dan prajurit di anjungan lepas pantai dapat merasakan kehidupan yang semarak di tanah air mereka, sehingga memperkuat kepercayaan diri dan motivasi mereka untuk tetap ditempatkan di garis depan lautan.
Tetap sehat, tetap kuat.
Bersama dengan kegiatan budaya dan seni, olahraga merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan spiritual para perwira dan prajurit di anjungan lepas pantai DK1. Terlepas dari ruang yang terbatas dan kondisi cuaca yang buruk, para prajurit tetap memanfaatkan ruang di anjungan sebaik mungkin untuk melakukan latihan fisik dan olahraga setiap hari.
Sesi olahraga pagi di anjungan, jogging di sekitar koridor anjungan, push-up, pull-up... telah menjadi kebiasaan bagi para perwira dan prajurit. Bagi mereka, latihan fisik bukan hanya tentang meningkatkan kesehatan tetapi juga tentang beradaptasi dengan lingkungan yang unik dan siap menanggapi situasi apa pun di laut.
Menjaga kesehatan yang baik sangatlah penting bagi para perwira dan prajurit yang ditempatkan di anjungan lepas pantai DK1.
Pagi hari di platform DK1 dimulai dengan latihan yang sudah biasa: empat latihan pagi, enam belas gerakan bela diri, dan tiga puluh lima kombinasi kuda-kuda tinju. Saat matahari terbit di atas laut, para perwira dan prajurit berkumpul di platform kerja, melakukan setiap gerakan secara serempak. Teriakan berirama mereka berpadu dengan suara ombak, menandai awal hari yang baru.
Selain itu, kegiatan olahraga dipertahankan secara fleksibel, seperti binaraga atau tenis meja – olahraga paling populer di anjungan lepas pantai. Setiap pertandingan, sekecil apa pun, membawa kegembiraan dan tawa, membantu mengurangi stres setelah bekerja. Momen-momen ini membantu para perwira dan prajurit menjalin ikatan, saling memahami dengan lebih baik, dan membangun semangat tim yang kuat.
Tenis meja adalah olahraga populer di anjungan lepas pantai.
Khususnya, selama hari libur dan festival, banyak kegiatan yang diselenggarakan seperti kompetisi tenis meja, adu panco, lempar bola ke dalam ember, catur, dan catur Cina... dengan tujuan menciptakan suasana gembira, sekaligus berkontribusi dalam menjaga kesehatan, moral, dan kesiapan tempur para prajurit di DK1.
Di tengah lautan dan langit luas tanah air kita, setiap lagu yang dinyanyikan, setiap tetes keringat yang tertumpah di lapangan latihan olahraga membawa serta keyakinan, tekad, dan cinta kepada laut dan pulau-pulau suci. Dari hal-hal sederhana inilah kekuatan spiritual para perwira dan prajurit platform DK1 dipupuk dan disebarkan, menjadi fondasi yang kokoh bagi mereka untuk berdiri teguh di garis depan, siang dan malam menjaga kedaulatan laut selatan dan landas kontinen tanah air kita.
Van Duong
Sumber: https://baocamau.vn/tam-tinh-linh-nha-gian-a125288.html








Komentar (0)