
Di Dusun Minh Chieng 2, jalan sepanjang hampir 900 meter sedang diperlebar dengan cepat, yang disambut gembira oleh warga setempat. Sebelumnya, jalan tersebut hanya selebar sekitar 3 meter, sempit, dan dalam kondisi buruk, sehingga menyulitkan perjalanan dan pengangkutan hasil pertanian, terutama selama musim hujan.

Saat ini, jalan tersebut telah diperlebar menjadi 5 meter, memenuhi kebutuhan lalu lintas dan memfasilitasi produksi dan perdagangan. Untuk mendapatkan lahan untuk proyek tersebut, hampir 30 keluarga di desa tersebut menyumbangkan tanah dan membongkar bangunan tambahan mereka, dengan keluarga Bapak Luc Van Loi sebagai salah satu keluarga teladan.
Keluarganya menyumbangkan sekitar 30 meter persegi tanah dan secara proaktif membongkar kandang ternak mereka untuk memberi jalan bagi perluasan jalan.

Cara berbicara yang sederhana dan tulus ini mencerminkan pola pikir bersama banyak keluarga di Minh Chieng: manfaat jangka panjang bagi masyarakat lebih penting daripada manfaat langsung bagi setiap keluarga. Pemahaman ini telah menciptakan konsensus tingkat tinggi, membantu proses implementasi proyek berjalan dengan cepat dan lancar.
Menurut Bapak Luc Van Lam, kepala Dusun Minh Chieng 2, upaya propaganda dan persuasi memainkan peran yang sangat penting dalam mencapai konsensus yang hampir sempurna selama proyek pelebaran jalan yang melewati banyak rumah tangga. Beberapa kesulitan hanya muncul di rumah tangga yang memiliki bangunan tambahan permanen, tetapi setelah dijelaskan secara jelas manfaat jangka panjangnya, warga secara bertahap setuju dan secara sukarela membongkarnya.
Pada kenyataannya, pengumuman kebijakan secara publik, memastikan transparansi dalam rencana implementasi, mendengarkan pendapat masyarakat, dan terus menerus menyebarluaskan informasi telah membantu pemerintah daerah memperkuat kepercayaan. Ketika masyarakat memahami bahwa mereka adalah penerima manfaat langsung, mereka bersedia bekerja sama dengan pemerintah untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut.

Pendekatan yang diambil oleh komune Minh Luong secara jelas menunjukkan prinsip "Negara dan rakyat bekerja sama" dalam pembangunan infrastruktur pedesaan. Sesuai dengan prinsip tersebut, Negara menyediakan bahan-bahan penting seperti semen, pasir, dan kerikil; masyarakat menyumbangkan tenaga kerja dan lahan. Pembagian tanggung jawab yang jelas ini secara efektif memobilisasi sumber daya dari masyarakat dan menumbuhkan ikatan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut Bapak Phuong, hal terpenting bukanlah melakukan sesuatu dengan cepat, tetapi melakukannya dengan baik dan berkelanjutan, sehingga setiap proyek benar-benar memberikan hasil yang efektif dan melayani pembangunan sosial -ekonomi jangka panjang di daerah tersebut.
Ketika jalan diperluas, manfaatnya meluas lebih dari sekadar perjalanan yang nyaman; kelancaran arus lalu lintas memungkinkan produk pertanian diangkut lebih cepat, mengurangi biaya dan meningkatkan nilai produk. Masyarakat memiliki kesempatan untuk memperluas produksi dan mengembangkan peternakan serta budidaya tanaman ke skala komersial.
Pada saat yang sama, menghubungkan desa-desa juga berkontribusi dalam mempromosikan pertukaran ekonomi dan budaya, secara bertahap meningkatkan kehidupan materi dan spiritual masyarakat.

Tidak hanya membangun jalan, Komune Minh Luong juga memobilisasi sumber daya sosial untuk memasang sistem penerangan, kamera keamanan, dan membangun jalan yang "terang, hijau, bersih, dan indah". Jalan-jalan baru ini tidak hanya luas dan aman, tetapi juga berkontribusi dalam mengubah wajah dataran tinggi pedesaan.
Dari implementasi praktis di Minh Chieng, jelas bahwa ketika rakyat benar-benar ditempatkan sebagai pusat perhatian, dilibatkan dalam diskusi, berpartisipasi dalam pelaksanaan, dan memperoleh manfaat dari kebijakan, maka semua kebijakan dapat diimplementasikan secara alami dan efektif.

Kisah pembangunan jalan di Minh Luong bukanlah hal yang sepenuhnya baru, tetapi pendekatan sistematis dan berkelanjutan, yang didasarkan pada konsensus publik yang tinggi, telah memberikan dampak yang berbeda. Ini bukan hanya tentang pelebaran jalan; ini juga tentang perubahan pola pikir dan kesadaran dalam masyarakat mengenai tanggung jawab dan hak mereka dalam membangun daerah pedesaan baru.
“Memiliki jalan berarti memiliki segalanya! Dari jalan-jalan kecil di desa-desa dan dusun-dusun, arah utama secara bertahap mulai terbentuk: mengembangkan infrastruktur bersamaan dengan memanfaatkan sumber daya internal. Ini adalah fondasi yang kokoh bagi Minh Luong untuk menciptakan terobosan dalam pembangunan sosial-ekonomi, secara bertahap mempersempit kesenjangan antara dataran tinggi dan dataran rendah,” ujar Sekretaris Komite Partai Komune Minh Luong.
Jalan-jalan ini, yang dibangun dengan keringat, usaha, dan persatuan rakyat, akan terus membuka arah baru bagi masa depan yang makmur, maju, dan berkelanjutan.
Sumber: https://baolaocai.vn/tao-su-dot-pha-tu-suc-dan-post893091.html






Komentar (0)