Kapal Samudra Paheredar melakukan kunjungan kehormatan ke Kota Ho Chi Minh pada tanggal 2-5 April.
Upacara penyambutan resmi di Pelabuhan Saigon dihadiri oleh Mayor Jenderal Ngo Binh Minh, Komandan Wilayah Penjaga Pantai 3, perwakilan dari Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, Departemen Luar Negeri Kota Ho Chi Minh, Cabang Selatan Departemen Luar Negeri, Wilayah Militer 7, Komando Penjaga Perbatasan, Komando Angkatan Laut, Otoritas Pelabuhan Maritim, dan instansi terkait lainnya di Vietnam.
Perwakilan dari Komando Regional ke-3 Penjaga Pantai Vietnam dan delegasi dari Penjaga Pantai India.
Armada Samudra Paheredar dipimpin oleh Kapten Sudhir Ravindran, dengan awak berjumlah 124 orang.
Menurut program tersebut, kepala delegasi dan kelompok perwira komandan kapal melakukan kunjungan kehormatan kepada para pemimpin Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh dan Komandan Komando Penjaga Pantai Wilayah 3; mengunjungi dan berinteraksi dengan Komando Penjaga Pantai Wilayah 3; menyelenggarakan demonstrasi tentang pengendalian polusi; dan melakukan latihan gabungan tentang manuver formasi kapal dengan Penjaga Pantai Vietnam.
Sistem pemantauan inframerah di bagian buritan kapal
Kunjungan tersebut dianggap sangat penting, karena mewujudkan Memorandum Kerja Sama antara kedua angkatan bersenjata yang ditandatangani pada tahun 2015. Melalui kunjungan tersebut, para perwira dan prajurit dari Penjaga Pantai Vietnam dan Penjaga Pantai India berkesempatan untuk bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam penegakan hukum maritim.
Helikopter Chetak di atas kapal
Kegiatan-kegiatan ini berkontribusi untuk memperkuat hubungan persahabatan, kerja sama, saling pengertian, dan kepercayaan antara Penjaga Pantai Vietnam dan Penjaga Pantai India di masa mendatang.
Kapal itu memiliki seorang kapten dan awak kapal sebanyak 124 orang.
Kapal Samudra Paheredar tiba di Manila (Filipina) sebelum mengunjungi Vietnam, kemudian menuju pelabuhan Muara (Brunei) sebelum kembali ke pelabuhan asalnya di India.
Samudra Paheredar adalah kapal khusus untuk menangani tumpahan minyak di lingkungan laut.
Kapal Samudra Paheredar dirancang khusus untuk mengendalikan dan menanggapi tumpahan minyak, serta mengatasi tantangan keamanan dan lingkungan yang dihadapi India saat ini.
Hal ini karena kapal tersebut dilengkapi dengan sistem pemantauan inframerah yang sangat sensitif, yang memungkinkan kapal tersebut mendeteksi tumpahan minyak apa pun, bahkan dalam skala yang sangat kecil, dan penerapan teknologi memungkinkan kapal tersebut untuk menangani setiap situasi secara spesifik.
Kapal ini memiliki panjang 95 meter, bobot 4.300 ton, kecepatan maksimum 20,5 knot, dan jangkauan 6.500 mil laut, serta mampu beroperasi selama 20 hari di laut.
Selain perannya sebagai kapal penjaga pantai, Samudra Paheredar juga melaksanakan tugas pengawasan, pertahanan, pencarian dan penyelamatan, serta evakuasi medis .
Tautan sumber






Komentar (0)