![]() |
Ibu Le Thi Minh Hien dari Da Nang berbagi: "Ini adalah pertama kalinya saya mengunjungi tempat kelahiran Presiden Ho Chi Minh. Melihat pemandangan desa tempat beliau lahir dan dibesarkan, saya benar-benar terharu. Datang ke sini, saya semakin terharu oleh rasa terima kasihnya kepada Presiden Ho Chi Minh, bapak bangsa kita tercinta." (Foto: Dinh Tuyen) |
![]() |
Rumah tempat Paman Ho pernah tinggal masih utuh, beserta perabotannya seperti dua platform kayu, sebuah tempat tidur, sebuah peti makanan, sebuah lemari berdiri dua kompartemen, dan sebuah nampan kayu yang dicat hitam... Dalam foto: Anak-anak dengan antusias menjelajahi barang-barang yang terkait dengan gaya hidup sederhana dan bersahaja Paman Ho dan anggota keluarganya. Foto: Dinh Tuyen |
![]() |
Warga etnis Thai dari distrik Con Cuong kembali mengunjungi "tanah air" mereka. Foto: Dinh Tuyen |
![]() |
Dengan mengunjungi Situs Sejarah Kim Lien, wisatawan dapat menjelajahi berbagai landmark bersejarah seperti kampung halaman ayah dan ibu Presiden Ho Chi Minh, makam Ibu Hoang Thi Loan, dan Kuil Chung Son... Dalam foto: Wisatawan kembali mengunjungi Hoang Tru, kampung halaman ibu Presiden Ho Chi Minh . Foto: Dinh Tuyen |
![]() |
| Saat tiba di sini, semua orang berharap dapat tinggal lama, untuk menghidupkan kembali kenangan masa kecil Presiden Ho Chi Minh melalui cerita-cerita yang hangat, ekspresif, dan khas gaya Nghe An yang disampaikan oleh para pemandu wisata. Foto: Dinh Tuyen |
![]() |
Banyak warga Vietnam tak kuasa menahan air mata ketika mendengar kisah-kisah mengharukan namun sederhana tentang kehidupan Presiden Ho Chi Minh. Foto: Dinh Tuyen |
![]() |
Setelah mengunjungi kampung halaman ayah dan ibu Presiden Ho Chi Minh, wisatawan mengunjungi Kuil Chung Son, tempat suci leluhur Presiden Ho Chi Minh. Foto: Dinh Tuyen |
![]() |
Mausoleum Ibu Hoang Thi Loan, ibu dari Presiden Ho Chi Minh, sangat ramai dikunjungi akhir-akhir ini. Foto: Dinh Tuyen |
| Para wisatawan kembali ke kampung halaman mereka, Desa Lang Sen, selama bulan Mei. (Cuplikan: Dinh Tuyen) |
Sumber















Komentar (0)