"Serat larut dan tidak larut dalam ubi jalar memperlambat pencernaan. Ubi jalar juga merupakan makanan dengan indeks glikemik rendah, jadi mengonsumsinya dalam jumlah sedang tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah," kata Destini Moody, ahli gizi di AS.
Ubi jalar kaya akan nutrisi, termasuk vitamin dan mineral penting seperti vitamin A, vitamin C, kalium, dan magnesium. Berikut beberapa alasan mengapa ubi jalar dapat membantu Anda menurunkan berat badan, menurut Eat This, Not That!.
Ubi jalar cocok untuk diet rendah kalori untuk menurunkan berat badan
Memberikan rasa kenyang yang tahan lama
Ubi jalar menyediakan serat dan karbohidrat kompleks bagi tubuh, memberikan rasa kenyang bagi pemakannya, sehingga mengurangi asupan kalori.
Kulit ubi jalar mengandung sejumlah serat tidak larut, yang tidak dapat dipecah selama pencernaan dan tidak mengandung kalori, sehingga dapat mengurangi jumlah makanan yang kita konsumsi, kata Moody.
Mengandung banyak nutrisi
Ubi jalar kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan, tetapi rendah kalori dibandingkan beberapa makanan bertepung lainnya. Oleh karena itu, ubi jalar sangat cocok untuk diet rendah kalori demi menurunkan berat badan.
Menyediakan prebiotik
Ubi jalar juga mengandung prebiotik, senyawa yang mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus. Prebiotik membantu pencernaan dan menjaga kesehatan mikrobioma usus.
Mikrobioma usus yang sehat dapat membantu pengendalian berat badan yang lebih baik, kata Moody.
Mengandung karbohidrat kompleks
Berkat kandungan karbohidrat kompleksnya, ubi jalar menyediakan sumber energi yang stabil, sehingga membatasi keinginan makan makanan manis.
Dibandingkan dengan karbohidrat lain dengan jumlah kalori yang sama, ubi jalar mengandung lebih banyak air dan pati kompleks. Seiring waktu, hal ini membantu proses penurunan berat badan secara efektif.
Tidak ada lonjakan gula darah
Ubi jalar memiliki indeks glikemik yang relatif rendah, sehingga berdampak lambat pada kadar gula darah. Ini berarti Anda tidak akan mengalami penurunan energi dan mengurangi keinginan untuk makan makanan manis.
Menurut Ibu Moody, ubi jalar tidak menyebabkan tubuh mengalami lonjakan kadar gula darah, kekurangan energi atau cepat merasa lapar.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)