![]() |
| Halaman desa, ladang, atau padang rumput di pinggir jalan... meskipun sederhana, tempat-tempat ini merupakan tempat bermain yang bermakna bagi banyak anak-anak di pedesaan. |
Pada suatu sore musim panas, di tanggul yang berbatasan dengan ladang desa, Ha My yang berusia lima tahun (dari distrik Kim Tra) dan teman-temannya bersepeda, menerbangkan layang-layang, dan bermain bola. Bagi banyak anak-anak pedesaan, halaman desa, area berumput, atau ladang pedesaan tetap menjadi tempat bermain yang familiar selama liburan musim panas.
Bapak Tran Van Nhat, ayah Ha My, mengatakan bahwa keluarganya selalu mendorong anak mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan di luar ruangan daripada menggunakan telepon. Menurut Bapak Nhat, permainan tradisional tidak hanya membantu anak-anak berolahraga tetapi juga menciptakan peluang bagi mereka untuk berkomunikasi, bersosialisasi, dan menjelajahi dunia di sekitar mereka. "Yang paling membuat saya khawatir adalah selama musim panas, anak-anak kecil seringkali sangat aktif dan suka bermain di dekat kolam, danau, dan sungai. Jika ada lebih banyak taman bermain atau kegiatan terorganisir oleh pemerintah setempat, orang tua akan merasa lebih tenang," ujar Bapak Nhat.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak daerah telah lebih memperhatikan penyelenggaraan kegiatan musim panas untuk anak-anak. Mulai dari pelajaran berenang dan kamp pelatihan keterampilan hingga taman bermain olahraga dan seni, anak-anak di daerah pedesaan memiliki lebih banyak kesempatan untuk bermain, berlatih, dan mengembangkan diri.
Di Hoa Sen Educational Farm (komune Phu Loc), Perkemahan Musim Panas Prajurit Cilik untuk anak-anak berusia 9 hingga 14 tahun diselenggarakan untuk membantu mereka sementara waktu melepaskan diri dari perangkat elektronik, mengembangkan kemandirian, dan memperoleh keterampilan bertahan hidup. Mei lalu, Komite Rakyat kelurahan Phong Thai menyelenggarakan program renang untuk hampir 400 siswa kelas lima. Mereka diajari keterampilan renang dasar seperti mengapung, menendang, dan menangani situasi berbahaya di air. Di kelurahan Phong Phu, banyak kegiatan musim panas juga dilaksanakan untuk menciptakan taman bermain yang sehat bagi anak-anak. Sekolah Menengah Dien Loc menyelenggarakan pelatihan tentang pencegahan kecelakaan, pencegahan tenggelam, dan kompetisi renang "Green Race" ke-4. Menurut Bapak Nguyen Dang Thuan, Kepala Sekolah Menengah Dien Loc, melalui kelas dan kompetisi renang ini, siswa dibekali dengan keterampilan yang diperlukan untuk melindungi diri dari risiko tenggelam, sekaligus memiliki lingkungan rekreasi yang sehat setelah tahun ajaran berakhir.
Pada awal Juni, Pusat Pelayanan Publik Distrik Phu Bai menyelenggarakan kelas bakat musim panas termasuk sepak bola, renang, dan bulu tangkis untuk kaum muda di daerah tersebut. Menurut Bapak Phan Huu Son, Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik Phu Bai, melalui kegiatan olahraga ini, anak-anak meningkatkan kesehatan mereka, menumbuhkan semangat solidaritas, disiplin, dan keterampilan kerja tim.
Namun, tidak semua anak memiliki kondisi dan ruang untuk bermain. Oleh karena itu, kebutuhan akan taman bermain komunitas, kelas keterampilan, dan kegiatan pengalaman bagi anak-anak menjadi semakin penting. Sistem taman bermain untuk anak-anak di daerah pedesaan masih memiliki kekurangan. Banyak anak masih lebih banyak bermain di lapangan terbuka, di sepanjang jalan, atau mencari jalan ke kolam, danau, dan sungai pada hari-hari yang panas. Kelompok lain menghabiskan sebagian besar waktu mereka dengan telepon dan internet.
Menurut banyak pejabat setempat, tantangan terbesar saat ini adalah keterbatasan dana yang tersedia untuk taman bermain anak-anak, sementara kebutuhan akan investasi dalam fasilitas dan peralatan untuk kegiatan rekreasi dan olahraga cukup signifikan. Anak-anak tidak hanya membutuhkan taman bermain, tetapi juga lingkungan untuk mempelajari keterampilan, meningkatkan kebugaran fisik mereka, dan berkembang secara holistik. Oleh karena itu, berinvestasi dalam taman bermain anak-anak bukan hanya tentang menciptakan tempat berkumpul komunitas, tetapi juga tentang berinvestasi dalam pengembangan generasi mendatang.
Sumber: https://huengaynay.vn/doi-song/them-san-choi-cho-tre-em-nong-thon-167019.html








