(QBĐT) - Di awal tahun baru 2025, di pelabuhan sungai Roòn, Gianh, dan Nhật Lệ, para nelayan sibuk mempersiapkan peralatan memancing, perbekalan, dan makanan untuk perjalanan memancing pertama mereka di musim semi. Di antara barang-barang penting yang disiapkan nelayan untuk perjalanan mereka ke laut lepas, ada satu barang yang mereka anggap sebagai "benda suci," yang sangat diperlukan: bendera nasional yang sakral...
Tinggal di laut bersama para nelayan
Setelah liburan Tahun Baru Imlek 2025, nelayan Nguyen Minh Tuan di komune Canh Duong (distrik Quang Trach) sibuk mempersiapkan perjalanan memancing pertamanya di musim semi, menandai awal tahun dengan cuaca yang baik dan hasil tangkapan udang dan ikan yang melimpah.
Nelayan Nguyen Minh Tuan saat ini memiliki tiga kapal penangkap ikan, termasuk dua kapal berkapasitas besar yang beroperasi di perairan jauh. Tuan mengatakan bahwa setiap kali ia mempersiapkan kapalnya untuk perjalanan penangkapan ikan, selain awak kapal, peralatan penangkapan ikan, dan pengecekan peralatan komunikasi, bendera nasional adalah barang yang tak terpisahkan di kapal-kapal keluarganya.
“Di lautan luas, terkadang kami menangkap ikan hingga ke perbatasan negara tetangga. Selama kami masih bisa melihat bendera merah dengan bintang kuning berkibar, itu berarti kami masih berada di perairan teritorial kami sendiri. Bendera-bendera nasional ini merupakan fondasi kokoh yang memberi kepercayaan diri kepada nelayan untuk tetap melaut. Bendera-bendera ini juga berfungsi sebagai pengingat bagi kami untuk mematuhi pedoman dan kebijakan Partai, hukum dan peraturan Negara, serta tidak melanggar peraturan tentang penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU),” ujar Tuan.
Sebagai pemilik kapal penangkap ikan yang turut serta melindungi kedaulatan dan hak kedaulatan di perairan negara kita sesuai dengan Keputusan Pemerintah No. 30/2010/ND-CP dan Keputusan Pemerintah No. 130/2015/ND-CP, nelayan Ho Dang Toan di komune Duc Trach (kecamatan Bo Trach) tidak pernah pergi ke laut tanpa kapal penangkap ikannya mengibarkan bendera merah menyala dengan bintang kuning.
Pak Toan berkata: "Di lautan luas, bendera nasional seringkali rusak dan pudar akibat ombak dan angin. Oleh karena itu, selain bendera nasional yang sudah dipajang di posisi tertinggi dan paling menonjol di kapal, kami selalu menyimpan beberapa bendera nasional cadangan selama pelayaran agar kami dapat segera menggantinya jika diperlukan."
Sistem pendukung nelayan
Menjalani hidup di laut, banyak nelayan telah menghadapi berbagai bahaya dan badai, namun mereka tetap berani dan tidak pernah mempertimbangkan untuk meninggalkan profesi mereka. Hal ini karena, bagi nelayan, melaut bukan hanya sarana penghidupan bagi diri mereka sendiri dan keluarga mereka, tetapi juga kewajiban untuk melindungi kedaulatan laut dan pulau-pulau tanah air mereka.
Dan dalam setiap pelayaran ke laut, para nelayan selalu tahu bahwa mereka tidak sendirian. Di perairan kedaulatan Tanah Air, para nelayan selalu memiliki tentara, inspektur perikanan, sesama nelayan, dan bendera merah suci dengan bintang kuning Tanah Air sebagai pendukung mereka.
Nelayan Nguyen Ngoc Canh dari kelurahan Quang Phuc (kota Ba Don) telah dianugerahi gelar "Petani Vietnam Berprestasi" dan menerima Medali Buruh Kelas Tiga atas prestasinya yang luar biasa di laut.
| Bendera merah dengan bintang kuning adalah simbol suci Tanah Air, yang mewakili semangat juang dan tekad bangsa yang tak tergoyahkan untuk menang. Bagi para nelayan, gambar bendera nasional yang berkibar di setiap kapal menginspirasi mereka dengan kemauan, kekuatan, dan kepercayaan diri, membantu mereka untuk melaut, memperkaya tanah air dan keluarga mereka. Kehadiran setiap kapal dan bendera nasional di laut memainkan peran penting tidak hanya dalam pengembangan ekonomi maritim tetapi juga menegaskan kedaulatan suci Tanah Air atas laut dan pulau-pulaunya. |
Berbicara tentang bendera merah cerah dengan bintang kuning yang selalu dengan bangga dikibarkan di dek kapalnya, Bapak Canh berkata dengan penuh emosi, “Di masa-masa sulit, bendera nasional yang sakral membantu kita untuk lebih berani dan teguh di laut. Itulah motivasi yang mendorong setiap nelayan untuk berjuang mengatasi laut yang ganas dan angin kencang, baik untuk mengembangkan ekonomi melalui perikanan maupun untuk berkontribusi dalam melindungi kedaulatan suci laut dan pulau-pulau negara kita.”
Di daerah pesisir Quang Binh pada awal tahun baru ini, dalam festival perikanan dan ekspedisi penangkapan ikan, selain persembahan seperti beras, garam, air, dan kebutuhan lainnya, para nelayan juga meletakkan bendera nasional di altar suci, membakar dupa, dan berdoa agar cuaca baik dan hasil tangkapan udang dan ikan melimpah sepanjang tahun.
Pada kesempatan ini, pemerintah daerah dan instansi terkait, ketika mendampingi dan menyemangati para nelayan, memberikan bendera nasional sebagai hadiah yang bermakna, menyampaikan pesan bahwa nelayan harus tetap teguh di tengah samudra yang luas. Bagi nelayan, menerima bendera nasional seperti diberi kekuatan dan kepercayaan diri baru untuk melaut, mengembangkan perekonomian, dan berkontribusi dalam melindungi kedaulatan suci laut dan pulau-pulau negara.
Phan Phuong
Sumber: https://www.baoquangbinh.vn/phong-su/202502/thieng-lieng-co-to-quoc-tren-bien-2224287/







Komentar (0)