Banyak penelitian telah mengkonfirmasi adanya hubungan kuat antara gangguan tidur dan berbagai jenis sakit kepala, seperti sakit kepala tegang, migrain, atau sakit kepala cluster. Kurang tidur menyebabkan sakit kepala karena mengganggu ritme sirkadian dan fungsi normal otak, khususnya dalam mengatur sensasi nyeri, menurut situs web kesehatan Verywell Health (AS).

Kurang tidur dapat menyebabkan sakit kepala, yang berdampak signifikan pada kehidupan sehari-hari.
FOTO ILUSTRASI: AI
Para ilmuwan masih belum sepenuhnya memahami mekanisme pasti bagaimana kurang tidur menyebabkan sakit kepala. Namun, beberapa hipotesis telah diajukan untuk menjelaskan fenomena ini. Faktor pertama yang perlu disebutkan adalah kurang tidur mengganggu fungsi hipotalamus, wilayah otak yang mengontrol tidur dan persepsi nyeri. Hipotalamus yang terganggu dapat dengan mudah menyebabkan sakit kepala.
Insomnia juga mengubah keseimbangan listrik otak, membuatnya lebih sensitif terhadap rangsangan pemicu sakit kepala. Selain itu, kurang tidur dapat mengganggu sistem pengaturan nyeri, menyebabkan ketidakseimbangan neurotransmiter, sehingga meningkatkan risiko sakit kepala.
Jenis-jenis sakit kepala yang berhubungan dengan kurang tidur
Beberapa jenis sakit kepala umum dianggap berhubungan langsung dengan kurang tidur, termasuk sakit kepala tegang, migrain, dan sakit kepala kranial. Sakit kepala tegang seringkali berasal dari ketegangan otot di leher dan bahu akibat stres atau kurang tidur. Migrain sangat sensitif terhadap kurang tidur, yang dapat memicu atau memperburuk rasa sakit. Sakit kepala kranial adalah sakit kepala hebat yang biasanya terjadi secara siklus.
Faktanya, kualitas tidur yang buruk tidak hanya meningkatkan frekuensi sakit kepala tetapi juga membuatnya lebih intens. Penelitian menunjukkan bahwa penderita migrain dan sakit kepala tegang sama-sama terpengaruh secara negatif oleh gangguan tidur. Hal ini bukan hanya karena efek fisiologis tetapi juga karena kurang tidur memengaruhi emosi dan toleransi rasa sakit.
Untuk mencegah sakit kepala akibat kurang tidur, orang perlu menjaga jadwal tidur yang teratur, berusaha untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Metode seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam dapat membantu memudahkan untuk tertidur. Menurut Verywell Health , orang harus berkonsultasi dengan dokter jika mereka sering mengalami insomnia, sleep apnea, atau gangguan tidur lainnya.
Sumber: https://thanhnien.vn/thieu-ngu-co-gay-dau-dau-khong-185250410140323852.htm







Komentar (0)