
Produk Doctor Magic yang diiklankan di situs web Mailisa. Tangkapan layar.

Produk Doctor Magic yang diiklankan di situs web Mailisa. Tangkapan layar.
Keputusan tersebut dibuat oleh Departemen pada sore hari tanggal 25 November, empat hari setelah pemilik Salon Kecantikan Mailisa ditangkap atas tuduhan penyelundupan. Sebelumnya, lembaga tersebut telah meminta pihak berwenang setempat untuk mengumpulkan sampel untuk pengujian kualitas produk kosmetik Doctor Magic, Maika Beauty, dan MK dari MK Skincare Company, yang terkait dengan Salon Kecantikan Mailisa.
Penarikan produk tersebut disebabkan oleh kegagalan perusahaan untuk menyediakan Berkas Informasi Produk (PIF). Ketiadaan PIF mencegah otoritas pengatur untuk menilai keamanan, khasiat, dan kualitas produk, sehingga menimbulkan potensi risiko bagi konsumen.
MK Skincare diwajibkan untuk memberitahukan kepada pihak berwenang yang menangani penarikan produk, menerima produk yang dikembalikan, serta mengisolasi dan menyimpan batch produk yang melanggar hingga keputusan pemusnahan dibuat oleh otoritas yang berwenang. Dinas Kesehatan Kota Ho Chi Minh akan mengawasi penarikan produk MK Skincare.
Pihak berwenang setempat menerima laporan dari bisnis dan pengguna, mengoordinasikan penanganan unit yang melanggar, dan mentransfer berkas ke lembaga penegak hukum jika terdeteksi tanda-tanda aktivitas kriminal. Laporan penarikan produk harus diserahkan ke Departemen Administrasi Obat sebelum tanggal 15 Desember.
Sejak tahun 2018 hingga saat ini, Perusahaan MK Skincare, yang dimiliki oleh Bapak Hoang Kim Khanh (suami dari Ibu Phan Thi Mai), telah menerima 162 formulir deklarasi produk kosmetik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Vietnam. Hingga 17 November, perusahaan tersebut masih memiliki 81 formulir deklarasi produk yang masih berlaku.
Ibu Mai (dengan nama panggilan Mailisa) adalah pendiri dan pengelola jaringan salon kecantikan yang menyandang namanya. Selain bisnis kecantikan, Mailisa juga menjual berbagai kosmetik. Di antaranya, merek kosmetik Doctor Magic diimpor dan didistribusikan secara eksklusif di Vietnam oleh Mailisa. Di situs web Mailisa, produk-produk ini ditawarkan dengan harga mulai dari 120.000 VND hingga 2.700.000 VND.
Bagaimana proses perizinan kosmetik saat ini?
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Vietnam, saat ini terdapat sekitar 200.000 produk kosmetik yang telah disetujui secara nasional. Dari jumlah tersebut, sekitar 150.000 produk impor disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan, sedangkan sisanya disetujui oleh Departemen Kesehatan untuk produk yang diproduksi di dalam negeri.
Proses penerimaan dan pengajuan deklarasi produk kosmetik dilakukan sesuai dengan peraturan Perjanjian Kosmetik ASEAN, di mana Vietnam merupakan anggotanya, dan Surat Edaran No. 06 Kementerian Kesehatan yang mengatur pengelolaan kosmetik.
Oleh karena itu, perusahaan yang menyatakan kosmetik impor wajib memberikan dokumen-dokumen berikut kepada instansi pengelola melalui sistem layanan publik daring: Formulir deklarasi produk kosmetik (termasuk informasi tentang nama produk, nama dan alamat produsen, nama dan alamat perusahaan yang menyatakan, nama dan alamat perusahaan pengimpor, komposisi bahan, karakteristik, dan kegunaan); Surat kuasa dari produsen atau pemilik produk; Sertifikat Penjualan Bebas (CFS).
Organisasi atau individu yang disebutkan dalam pengumuman produk bertanggung jawab untuk memasarkan produk kosmetik tersebut, dan bertanggung jawab atas keamanan, efektivitas, dan kualitas produk. Setiap tahun, lembaga pengelola negara bagian melakukan inspeksi dan pasca-inspeksi untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan tentang produksi, bisnis, dan distribusi produk.
Setiap tahun, Badan Pengawas Obat dan Makanan (British Drug Administration/BPA) memeriksa sekitar 20-30 fasilitas, sementara Departemen Kesehatan memeriksa sekitar 300 fasilitas. Hingga 17 November 2025, BPA telah memeriksa 35 fasilitas (12 inspeksi terencana, 23 inspeksi mendadak) dan mendenda 11 fasilitas dengan total lebih dari satu miliar VND.
PV (dikompilasi)
Sumber: https://baohaiphong.vn/thu-hoi-162-loai-my-pham-cua-mailisa-527799.html



