DNO - Pusat Promosi Pariwisata Da Nang mengumumkan bahwa mulai tanggal 8 hingga 12 Januari, pusat tersebut, berkoordinasi dengan Asosiasi Pariwisata Da Nang dan Asosiasi Perjalanan Indonesia Astindo, menyelenggarakan famtrip untuk 35 anggota dari berbagai kota di Indonesia.
| Selama kunjungan mereka di Da Nang, delegasi tersebut melakukan survei terhadap area dan objek wisata di kota tersebut. |
Sesuai program, delegasi akan fokus pada survei destinasi-destinasi terkemuka di Da Nang dan Vietnam Tengah seperti kawasan wisata Sun World Ba Na Hills, Monumen Khusus Nasional Pegunungan Marmer, Museum Patung Cham, dan kota kuno Hoi An ( Quang Nam ).
Dalam rangka program famtrip, Dinas Pariwisata menyelenggarakan seminar dengan tema "Solusi untuk menarik pasar wisatawan Indonesia dan mendorong pembukaan rute penerbangan dari Indonesia ke Da Nang".
Di sini, agen perjalanan Indonesia diberikan gambaran umum tentang destinasi tersebut, termasuk produk dan layanan khas, kapasitas layanan, dan pencapaian pengembangan pariwisata Da Nang dalam beberapa tahun terakhir. Pada saat yang sama, pihak Indonesia juga memperkenalkan gambaran umum pasar mereka kepada pelaku bisnis lokal.
| Dalam seminar tersebut, pelaku bisnis lokal dan mitra Indonesia bertemu dan berjejaring untuk menjajaki peluang kerja sama. |
Perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi juga fokus membahas solusi untuk memanfaatkan rute penerbangan dari Indonesia secara efektif, termasuk penerbangan charter, penerbangan lanjutan, dan mempromosikan pembukaan rute penerbangan langsung.
Indonesia dianggap sebagai pasar dengan potensi besar, dengan populasi terbesar keempat di dunia dan terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari 280 juta jiwa. Meskipun pasar Muslim Indonesia tidak terlalu ketat, layanan yang berlabel ramah Halal akan mendorong pelanggan untuk lebih sering menggunakannya.
Dilaporkan, dengan fokus pada diversifikasi pasar sumber dan memprioritaskan pasar tertentu seperti pasar Muslim, pariwisata Da Nang memperkuat upaya promosinya yang menargetkan pasar Indonesia, dengan penekanan khusus pada pengembangan layanan Halal.
Pada tahun 2023, Da Nang menerima lebih dari 26.000 wisatawan Indonesia, yang mewakili sekitar 25% dari total jumlah wisatawan Indonesia yang mengunjungi Vietnam.
THU HA
Sumber






Komentar (0)