Menyadari bahwa pohon pomelo berkulit hijau sangat cocok dengan tanah setempat, menghasilkan buah sepanjang tahun, dan memiliki harga jual serta permintaan pasar yang stabil, Bapak Tran Dinh Binh di desa Thuong Phuoc, komune Trieu Thuong, distrik Trieu Phong, provinsi Quang Tri , mengubah lebih dari 0,6 hektar lahan kebun yang tidak produktif menjadi lahan budidaya pomelo berkulit hijau, yang mendatangkan pendapatan tinggi bagi keluarganya.

Bapak Tran Dinh Binh (ketiga dari kiri) memperkenalkan varietas pomelo berkulit hijau milik keluarganya kepada pelanggan - Foto: LA
Sambil mengajak kami berkeliling kebun pomelo hijaunya yang subur, Bapak Binh menjelaskan bahwa lahan ini sebelumnya merupakan kebun campuran, yang sebagian besar ditanami tanaman pangan, dengan hasil ekonomi yang rendah. Pada tahun 2019, setelah meneliti dan mempelajari model budidaya pohon buah-buahan dan jeruk di daerah sekitarnya, beliau memutuskan untuk mengubah lebih dari 0,6 hektar lahan yang tidak produktif menjadi lahan budidaya pomelo hijau. Untuk mendapatkan bibit berkualitas tinggi dan bebas penyakit, beliau melakukan perjalanan jauh ke provinsi Binh Phuoc untuk membeli 200 bibit pomelo hijau untuk ditanam.
Pak Binh berbagi bahwa menanam pomelo muda tidak semudah yang dipikirkan banyak orang. Pohon pomelo muda membutuhkan investasi dan biaya tenaga kerja yang signifikan. Sebelum menanam, ia menggali lubang yang lebar dan membangun gundukan tinggi untuk membantu sistem akar pohon bernapas, menanamnya dengan jarak yang tepat untuk pertumbuhan optimal. Menurut pengalaman Pak Binh, agar pohon pomelo muda tumbuh subur dan menghasilkan buah yang besar, manis, dan berair, perlu menggunakan pupuk dengan tepat, mengikuti prosedur teknis yang benar, dan merawat kebun secara teratur.
Selain itu, selama budidaya, perlu diperhatikan penyakit seperti jamur jelaga, keluarnya getah, dan busuk akar, agar dapat segera diobati. Gunakan perangkap biologis dan kantong buah khusus untuk menutupi buah guna mencegah buah rontok akibat kerusakan lalat buah. Untuk memastikan tingkat pembentukan buah yang tinggi, perawatan yang cermat diperlukan sejak tanaman pertama kali berbunga.
Selain itu, perlu diperhatikan pemangkasan, pembentukan, dan penjarangan buah untuk memastikan pohon menghasilkan jumlah buah yang tepat, hanya menyisakan buah-buahan dengan ukuran seragam. Hal ini menghasilkan pomelo yang sangat seragam dan bulat. Dengan perawatan yang tepat, setelah sekitar 2,5 - 3 tahun penanaman, pohon pomelo berkulit hijau akan mulai berbuah dan menghasilkan panen yang stabil mulai tahun ke-4 dan seterusnya.
Begitu buah pomelo dipanen, para pedagang langsung membelinya sekaligus, bahkan membayar uang muka. “Saat ini, kebun pomelo saya menghasilkan rata-rata sekitar 2 kg per buah, dengan buah yang lebih besar mencapai 2,5 - 2,7 kg per buah. Dengan harga jual rata-rata 25.000 VND/kg, setelah dikurangi biaya, saya menghasilkan lebih dari 200 juta VND per tahun. Ini adalah pendapatan yang tinggi untuk keluarga petani ,” kata Bapak Binh.
Menurut Hoang Ngoc Quang, Ketua Asosiasi Petani Komune Trieu Thuong, dibandingkan dengan pohon buah lainnya, pomelo berkulit hijau membutuhkan lebih banyak tenaga kerja untuk dibudidayakan, tetapi sebagai imbalannya, pasar pomelo berkulit hijau selalu stabil, kurang terpengaruh oleh cuaca atau persaingan dari daerah lain. Harga jual pomelo berkulit hijau cukup stabil, mencapai lebih dari 50.000 VND/kg pada saat puncak.
Berkat keberhasilan kebun pomelo hijau ini, banyak petani di komune Trieu Thuong secara proaktif berupaya belajar dari pengalamannya dan memesan bibit cangkokan dari kebun Bapak Binh. Ini merupakan arah yang tepat bagi masyarakat setempat dalam mengatur dan menata ulang produksi, terutama dalam mentransformasikan struktur tanaman menuju keberlanjutan.
Bersandar
Sumber: https://baoquangtri.vn/thu-nhap-cao-tu-trong-buoi-da-xanh-187919.htm







Komentar (0)