Perspektif dalam kehidupan modern

Di era perkembangan teknologi yang pesat ini, komunikasi antarmanusia menjadi semakin mudah melalui aplikasi digital. Hanya dengan satu sentuhan pada layar ponsel, pesan dapat langsung dikirim ke penerima. Kemudahan ini secara bertahap membentuk kebiasaan komunikasi banyak orang, terutama kaum muda, karena metode tradisional seperti surat tulisan tangan tidak lagi menjadi pilihan utama.

Alih-alih menghabiskan waktu menulis surat, kebanyakan anak muda memilih aplikasi pesan untuk komunikasi cepat. Nguyen Khanh Linh (21 tahun, mahasiswa di Akademi Diplomatik Hanoi) berbagi: “Saya belum pernah menulis surat kepada siapa pun. Jika saya perlu mengatakan sesuatu, saya hanya mengirim pesan singkat; itu lebih cepat dan lebih praktis. Surat tulisan tangan tidak sepopuler dulu, jadi saya jarang berpikir untuk menulisnya.”

Kebiasaan menulis surat dengan tangan sudah tidak populer lagi, terutama di kalangan anak muda.

Senada dengan pendapat tersebut, Nguyen Huy Nam (25 tahun, Kelurahan Dong Da, Hanoi ) percaya bahwa menulis surat tulisan tangan membutuhkan kesabaran dan tidak lagi sesuai dengan gaya komunikasi masa kini. Ia menambahkan: "Menulis surat bisa memakan waktu cukup lama, sedangkan mengirim pesan singkat hanya membutuhkan beberapa detik bagi penerima untuk membacanya. Dengan gaya hidup yang sibuk saat ini, saya pikir kebanyakan orang akan lebih memprioritaskan metode komunikasi yang lebih fleksibel."

Selain itu, pesan di platform digital saat ini mengintegrasikan banyak bentuk ekspresi seperti gambar, emoji, rekaman suara, dan video pendek, membuat komunikasi lebih hidup dan beragam. Sementara itu, surat tulisan tangan, yang hanya mengandalkan kata-kata dan tulisan, menawarkan lebih sedikit bentuk ekspresi, sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan komunikasi yang cepat dan berkelanjutan di era digital .

Realitas ini juga mencerminkan tren umum dalam masyarakat. Menurut laporan "We are social" dan "Meltwater" tentang pasar digital, pada tahun 2025, Vietnam akan memiliki sekitar 79,8 juta pengguna internet, setara dengan 78,8% dari populasi. Dari jumlah tersebut, lebih dari 90% secara teratur menggunakan aplikasi perpesanan seperti Messenger, Zalo, dan lain-lain.

Secara global, Uni Pos Universal (UPU) juga mencatat penurunan volume pos yang berkelanjutan selama dekade terakhir. Popularitas platform komunikasi daring telah berkontribusi pada perubahan cara orang terhubung, dan surat tulisan tangan – metode komunikasi tradisional – secara bertahap kehilangan tempatnya dalam kehidupan modern.

"Titik terang" dalam karya seni tulisan tangan hari ini.

Meskipun tidak seumum dulu, beberapa anak muda masih memilih untuk menulis surat tulisan tangan sebagai cara untuk terhubung secara emosional dengan cara yang lebih dalam dan lebih langgeng.

Nguyen Phuong Anh (23 tahun, Kelurahan Nghia Do, Hanoi), seorang kreator konten di platform digital, mengatakan bahwa ia mempertahankan kebiasaan menulis surat tulisan tangan dalam kehidupan sehari-hari, yang berakar dari keinginan untuk melestarikan nilai-nilai tradisional.

Phuong Anh menikmati waktu yang ia habiskan untuk menulis dan membaca ulang surat-surat tulisan tangan.

Menurut Anda, menulis setiap surat dengan tangan memungkinkan penulis untuk memperlambat tempo, berpikir lebih cermat, dan dengan demikian menyampaikan emosi dengan lebih penuh. Selain itu, proses memilih kertas dan menghias surat membuat setiap surat menjadi istimewa, dengan sentuhan pribadi yang berbeda. Oleh karena itu, menulis surat menjadi "momen tenang" yang langka di tengah hiruk pikuk kehidupan modern.

Phuong Anh sering menulis surat kepada teman dan keluarga pada kesempatan khusus, atau sekadar ketika ia ingin curhat atau memberi semangat. Terkadang, ia juga menulis surat kepada dirinya sendiri untuk mencatat perasaan dan pikirannya di berbagai tahapan hidupnya. Baginya, setiap surat bukan hanya sebuah pesan tetapi juga ungkapan penghargaan kepada penerima.

Dalam konteks surat tulisan tangan yang semakin jarang digunakan, terutama di kalangan anak muda, Phuong Anh percaya bahwa setiap bentuk komunikasi memiliki nilainya masing-masing. Meskipun pesan online memudahkan dan mempercepat koneksi, surat tulisan tangan memungkinkan penulis untuk mengekspresikan emosi mereka dengan lebih tulus dan bermakna, serta berkontribusi pada pelestarian nilai-nilai abadi dalam kehidupan spiritual.

Dengan tren "gaya hidup lambat" yang kembali populer, menulis surat dengan tangan juga dipilih oleh banyak anak muda sebagai cara untuk menyeimbangkan kehidupan mereka.

    Sumber: https://www.qdnd.vn/van-hoa/doi-song/thu-tay-trong-thoi-dai-cong-nghe-so-1031939