Kinhtedothi - Dinas Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hanoi telah menerbitkan dokumen yang mengumumkan pelaksanaan prosedur perpanjangan hak penggunaan lahan sesuai dengan Undang-Undang Pertanahan 2024 untuk memenuhi kebutuhan praktis.
Menurut Dinas Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hanoi, Undang-Undang Pertanahan 2024 dan Keputusan Pemerintah No. 102/2024/ND-CP tanggal 30 Juli 2024, yang merinci pelaksanaan beberapa pasal Undang-Undang Pertanahan (berlaku mulai 1 Agustus 2024), khususnya Pasal 3 Ayat 18, Pasal 172 Ayat 3 Undang-Undang Pertanahan 2024, dan Pasal 112 Ayat 5 Keputusan Pemerintah No. 102/2024/ND-CP, menetapkan prosedur perpanjangan hak penggunaan lahan sebagai berikut:

Perpanjangan penggunaan lahan adalah tindakan dari instansi negara yang berwenang yang mengizinkan penggunaan lahan secara berkelanjutan setelah masa berlakunya habis untuk tujuan yang berlaku sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pertanahan. Perpanjangan penggunaan lahan diberikan pada tahun terakhir masa berlaku lahan, kecuali dalam kasus-kasus yang ditentukan dalam poin a, ayat 1, Pasal 172 Undang-Undang Pertanahan. Pengguna lahan yang ingin memperpanjang penggunaan lahannya harus mengajukan permohonan perpanjangan paling lambat enam bulan sebelum masa berlakunya habis. Jika permohonan tidak diajukan dalam batas waktu yang ditentukan, perpanjangan penggunaan lahan tidak akan diberikan, kecuali dalam kasus keadaan kahar (force majeure). Jika perpanjangan penggunaan lahan ditolak, instansi negara yang berwenang akan mengambil kembali lahan tersebut sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pertanahan.
Dalam kasus di mana masa penggunaan lahan telah berakhir tetapi instansi negara yang berwenang belum mengambil alih lahan tersebut pada tanggal berlakunya Keputusan No. 102/2024/ND-CP, pengguna lahan dapat melakukan prosedur perpanjangan masa penggunaan lahan dalam waktu 6 bulan sejak tanggal berlakunya Keputusan ini. Setelah periode ini (1 Februari 2025), jika pengguna lahan tidak melakukan prosedur perpanjangan, Negara akan mengambil alih lahan tersebut, kecuali dalam kasus keadaan kahar (force majeure).
Untuk memastikan pelaksanaan tepat waktu Undang-Undang Pertanahan 2024 dan Keputusan Pemerintah No. 102/2024/ND-CP tanggal 30 Juli 2024, dan untuk menjamin hak dan kewajiban pengguna lahan, Dinas Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hanoi meminta agar organisasi, rumah tangga, dan individu yang hak penggunaan lahannya telah habis masa berlakunya atau yang hak penggunaan lahannya tersisa kurang dari satu tahun, segera menghubungi Dinas (untuk organisasi) atau Dinas Sumber Daya Alam dan Lingkungan Kabupaten/Kota tempat lahan tersebut berada (untuk rumah tangga dan individu) untuk memperpanjang hak penggunaan lahannya sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Selanjutnya, Dinas Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hanoi juga meminta Dinas Perencanaan dan Investasi untuk meninjau proyek-proyek investasi yang menggunakan lahan yang masa operasinya telah berakhir atau akan segera berakhir, guna melaksanakan prosedur penyesuaian atau perpanjangan masa operasi proyek investasi sesuai dengan hukum investasi. Dinas Perencanaan dan Investasi harus diberitahukan mengenai kasus-kasus yang tidak memenuhi syarat untuk penyesuaian atau perpanjangan masa operasi proyek investasi agar dapat dilakukan koordinasi sesuai dengan Undang-Undang Pertanahan 2024 dan peraturan pelaksanaannya.
Sumber: https://kinhtedothi.vn/ha-noi-thuc-hien-gia-han-su-dung-dat-theo-luat-dat-dai-2024.html







Komentar (0)