Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Rokok elektrik – sebuah 'wabah' di kalangan anak muda.

VnExpressVnExpress16/06/2023


Para dokter anak di seluruh dunia memperingatkan bahwa rokok elektrik (vape) dengan cepat menjadi epidemi baru di kalangan remaja, yang berpotensi menyebabkan kecanduan dan menimbulkan berbagai risiko kesehatan.

Pada tanggal 15 Juni, para ilmuwan dari Royal College of Paediatrics and Child Health (RCPCH) di Inggris menyatakan bahwa risiko penggunaan rokok elektrik tidak lebih rendah daripada rokok tradisional. Kelompok tersebut menyerukan kepada pemerintah untuk mengambil tindakan mendesak guna melindungi kaum muda dan berinvestasi dalam penelitian tentang dampak jangka panjang dari kebiasaan ini.

Studi Tobacco and Health (ASH) Inggris pada bulan Mei menemukan bahwa satu dari lima remaja berusia 15 tahun merokok rokok elektrik. Jumlah orang berusia 11 hingga 17 tahun yang merokok telah meningkat dari 7,7% pada tahun 2022 menjadi 11,6% tahun ini.

Menurut Layanan Kesehatan Nasional (NHS), 40 anak dirawat di rumah sakit pada tahun 2022 karena gangguan yang terkait dengan rokok elektrik, meningkat 11 kasus dibandingkan tahun sebelumnya. NHS memperingatkan bahwa kebiasaan ini dapat menyebabkan anak-anak jatuh sakit, bahkan mengancam jiwa.

Di AS, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan pada tahun 2022 bahwa 2,55 juta siswa sekolah menengah pertama dan atas menggunakan rokok elektrik. Hampir 85% dari mereka menggunakan rokok elektrik beraroma, dan sekitar 50% menggunakan rokok elektrik sekali pakai.

"Penggunaan rokok elektrik di kalangan remaja Amerika berada pada tingkat yang mengkhawatirkan, menimbulkan risiko kesehatan yang serius," kata Brian King, Direktur Pusat Produk Tembakau di FDA.

Akhir tahun lalu, Institut Kedokteran Pencegahan dan Kesehatan Masyarakat Vietnam mengumumkan hasil studi tahun 2022 yang menunjukkan bahwa 3,5% siswa berusia 13-15 tahun merokok rokok elektrik, dibandingkan dengan 2,6% tiga tahun sebelumnya. Rokok elektrik belum diizinkan untuk diimpor, dijual, atau diedarkan di pasar domestik; namun, penjualan dan iklannya tersebar luas, terutama secara online. Dirancang dalam berbagai gaya dan dengan rasa yang menarik, perangkat ini menarik minat kaum muda, dan penggunaannya meningkat pesat.

Seorang gadis sedang menghisap rokok elektrik. Foto: Independent

Seorang gadis sedang menghisap rokok elektrik. Foto: Independent

Komponen utama dalam rokok elektrik adalah nikotin, yang sangat adiktif, mirip dengan narkoba. Nikotin memengaruhi perkembangan otak pada remaja dan bahkan dapat membahayakan janin. Asap tembakau mengandung karsinogen dan meningkatkan risiko gagal jantung, stroke, dan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Konsumsi nikotin berlebihan dapat menyebabkan keracunan.

Rokok elektrik mengandung perasa yang dapat menyebabkan mabuk atau stimulasi, yang mengarah pada penggunaan zat adiktif lainnya seperti alkohol, rokok, dan narkoba.

Saat ini, penjualan rokok elektrik kepada mereka yang berusia di bawah 18 tahun ilegal di banyak negara. Namun, media sosial masih menampilkan banyak grup yang membahas berbagai rasa rokok elektrik dan berbagi informasi tentang cairan rokok elektrik.

Dr. Mike McKean dari Royal College of Paediatricians and Child Health merekomendasikan agar pemerintah memperhatikan dampak lingkungan yang serius dari rokok elektrik. Ia menyerukan pelarangan total dan berpendapat bahwa penggunaan rokok elektrik telah menjadi "epidemi" di kalangan anak-anak dan remaja.

ASH mengusulkan empat intervensi untuk membatasi dampak rokok elektronik: mengenakan pajak pada rokok elektronik; melarang merek membangun citra yang menarik bagi kaum muda; mendanai kampanye anti-merokok; dan melarang iklan rokok elektronik di toko-toko.

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengatakan negara itu akan menindak tegas pemasaran rokok elektrik yang "tidak dapat diterima" dan tanpa pandang bulu oleh banyak merek. Pemerintah juga mempertimbangkan untuk melarang penjualan rokok elektrik "bebas nikotin" kepada mereka yang berusia di bawah 18 tahun.

Kementerian Kesehatan Vietnam juga mengusulkan larangan total terhadap semua produk tembakau baru, termasuk rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan; serta sanksi ketat untuk pembelian, penjualan, dan perdagangan rokok elektronik.

Thuc Linh (Menurut Independent )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk