Para wisatawan menyiapkan makanan mereka sendiri di atas panggangan arang yang hangat.
Kuliner berkemah juga sangat kaya dan beragam. Tergantung pada preferensi dan keadaan, pengunjung dapat memilih untuk menyiapkan berbagai macam hidangan, mulai dari makanan panggang yang harum di atas api unggun hingga semur dan sup yang dimasak di atas kompor gas mini.
Ibu Nguyen Huong Mo, dari Kelurahan 9, Kota Ca Mau, dengan antusias berbagi: “Suara gemericik api, aroma harum daging babi, sapi, ayam, ikan, ubi jalar, dan kentang panggang... bercampur dengan arang, membangkitkan semua indra. Saat malam tiba, hot pot Thailand yang mengepul, hot pot jamur, dan hot pot campur akan menghangatkan tubuh dan menyatukan semua orang. Sarapan dengan roti panggang renyah, pâté, telur goreng, dan keju memberikan energi untuk hari yang baru. Makanan penutup dengan buah-buahan segar dan berair membersihkan tubuh. Setiap hidangan berpadu dengan alam untuk menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan untuk perjalanan berkemah.”
Berkemah bukan hanya tentang menikmati alam liar yang masih alami; ini juga merupakan perjalanan membangun hubungan melalui santapan hangat. Berbagi cerita, menikmati makanan rumahan bersama—semuanya berpadu menjadi momen berharga dan kenangan tak terlupakan. Selain makan, aktivitas menyenangkan seperti bernyanyi dan bermain game di sekitar api unggun juga membantu mempererat ikatan.

Masakan berkemah menarik wisatawan dengan kesederhanaan dan pesona pedesaannya, namun tetap berkelas.
Viet My menerapkan
Sumber: https://baocamau.vn/thuong-thuc-am-thuc-giua-thien-nhien-a32909.html









Komentar (0)