![]() |
| Menteri Luar Negeri Timor Leste Bendito dos Santos Freitas (kiri) dan timpalannya dari Filipina Ma. Theresa Lazaro pada pertemuan di kantor Departemen Luar Negeri Filipina pada 22 Oktober. (Sumber: Manila Bulletin) |
Menurut Manila Bulletin , setelah melakukan pembicaraan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Filipina Ma. Theresa Lazaro pada 22 Oktober, Menteri Luar Negeri Timor-Leste Bendito dos Santos Freitas menekankan pentingnya meredakan ketegangan di kawasan tersebut.
Ia mengatakan: "Timor-Leste mempertahankan pendirian yang berprinsip, netral, dan berdasarkan aturan dalam proses pengembangan Kode Etik di Laut China Selatan. Timor-Leste mendukung upaya ASEAN untuk mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kebebasan navigasi di kawasan ini."
Timor-Leste menegaskan kembali komitmennya terhadap UNCLOS sebagai dasar hukum untuk menyelesaikan sengketa maritim, sekaligus menekankan pentingnya penerapan Deklarasi tentang Perilaku Para Pihak di Laut Cina Selatan (DOC) dan menyerukan kepada semua pihak terkait untuk "mempercepat pencapaian kesepakatan tentang Kode Etik (COC) yang komprehensif dan efektif".
Diplomat Timor-Leste menyerukan "pengekangan, de-eskalasi, dan dialog damai; serta menentang tindakan apa pun yang dapat meningkatkan situasi dan militerisasi di Indo-Pasifik."
Ia mengakui bahwa perselisihan antara Filipina dan Tiongkok adalah "isu global yang sangat kompleks," sambil menegaskan bahwa Timor-Leste akan mematuhi prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa, Piagam ASEAN, dan Visi ASEAN tentang Indo-Pasifik.
Sementara itu, Ibu Lazaro menyatakan bahwa Filipina dan Timor-Leste memiliki potensi kerja sama yang signifikan, dan menekankan "dukungan teguh" Manila untuk pembangunan Dili.
"Kami akan terus mendukung pembangunan kapasitas untuk Timor-Leste melalui Dewan Kerja Sama Teknis Filipina (TCCP)," katanya pada konferensi pers bersama.
Saat ini, Filipina memberikan berbagai bentuk bantuan teknis kepada Timor-Leste, termasuk lokakarya tentang implementasi Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati ASEAN dan Konvensi ASEAN tentang Pemberantasan Perdagangan Manusia.
Sumber: https://baoquocte.vn/timor-leste-ung-ho-coc-o-bien-dong-cam-ket-tuan-thu-unclos-331901.html









Komentar (0)